Simpang Lima Gumul Kediri, Monumen yang Mirip Arc De Triomphe di Kota Paris Perancis

Bangunan Simpang Lima Gumul (SLG) di Kabupaten Kediri yang mirip dengan Arc De Triomphe di Kota Paris Perancis.

TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA
Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) di Kabupaten Kediri 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, KEDIRI - Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) merupakan ikon khas Kabupaten Kediri.

Monumen ini bentuknya mirip dengan Arc De Triomphe di Kota Paris, Perancis.

Dibangun sejak tahun 2003 oleh Bupati Kediri Sutrisna pada waktu itu, monumen Simpang Lima Gumul tak pernah sepi pengunjung.

"Di sini selalu ramai terutama malam hari. Kalau hari Minggu atau hari libur dari pagi sudah ramai," kata Satpol PP yang berjaga, Senin (18/11/2019).

Bagian dalam Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) di Kabupaten Kediri
Bagian dalam Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) di Kabupaten Kediri (TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA)
Bagian dalam monumen Simpang Lima Gumul Kediri
Bagian dalam monumen Simpang Lima Gumul Kediri (TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA)

Menurutnya, para pengunjung yang bervariasi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa menyukai kawasan tersebut.

"Mereka (pengunjung) biasanya memutari bangunan dan foto-foto," jelas dia.

Ini Rute Perjalanan Menuju Situs Candi Ngetos Jika Gunakan Moda Transportasi Umum

Ketika TribunnewsWiki mengunjungi monumen SLG tersebut, terdapat beberapa pengunjung.

Para pengunjung ini berkeliling seputar monumen dan mengabadikan foto.

Rombongan keluarga dari Kota Surabaya yang berkunjung ke Monumen Simpang Lima Gumul, Senin (18/11/209).
Rombongan keluarga dari Kota Surabaya yang berkunjung ke Monumen Simpang Lima Gumul, Senin (18/11/209). (TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA)

Akses menuju Simpang Lima Gumul ini cukup mudah.

Mengingat lokasinya di perbatasan Kota Kediri dan Kabupaten Kediri yang menghubungkan beberapa wilayah di sekitarnya.

Monumen Simpang Lima Gumul dilewati oleh angkutan kota seperti mikrolet, bus, dan transportasi online.

Candi Ngetos, Situs Bersejarah di Kabupaten Nganjuk yang Sepi Pengunjung

Pengunjung yang datang dari luar Kediri tak perlu khawatir kesulitan kendaraan.

Setelah sampai di kawasan Simpang Lima Gumul, penhunjung yang membawa kendaraan pribadi dapat memarkirkan kendaraannya di tempat yang sudah tersedia.

Bangunan menuju lorong bawah tanah yang menghubungkan kawasan Monumen Simpang Lima Gumul dengan tempat parkir
Bangunan menuju lorong bawah tanah yang menghubungkan kawasan Monumen Simpang Lima Gumul dengan tempat parkir (TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA)

Lahan parkir berada di sebelah Taman Gumul, tidak di areal monumen simpang lima.

Sesusai parkir kendaraan, pengunjung harus melewati lorong khusus bawah tanah untuk mencapai areal monumen Simpang Lima Gumul.

Pengunjung dilarang melewati jalan raya yang ramai kendaraan untuk menuju monumen.

Sejarah Kebun Binatang Surabaya, Pernah Dua Kali Pindah Lokasi Sejak 1916

"Kalau lewat jalan raya tidak boleh. Semuanya harus lewat lorong demi keamanan," ujar Satpol PP yang bertugas.

Di dalam lorong menuju kawasan monumen terdapat beberapa fotografi yang dipajang di dinding.

Simbol dibangunnya Monumen Simpang Lima Gumul
Simbol dibangunnya Monumen Simpang Lima Gumul (TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA)

Pengunjung dapat mengabadikan momen dengan berswafoto dalam lorong tersebut.

Keluar dari lorong, pengunjung akan langsung bertemu dengan bangunan Simpang Lima Gumul yang berbentuk kotak.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved