Hidupkan Kembali Kawasan Heritage Lewat Gelaran Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan

Menghidupkan kembali kawasan heritage Jalan Tunjunga melalui event Mlaku-mlaku Nang Tunjungan.

TRIBUNNEWSWIKI.COM/LUTHFI HUSNIKA
Tempat duduk yang bisa digunakan untuk menyantap kuliner atau istirahat di acara Mlaku-mlaku Nang Tunjungan 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Mlaku-mlaku Nang Tunjungan merupakan salah satu event kuliner dan budaya yang paling dinantikan oleh warga Kota Surabaya dan sekitarnya.

Acara yang dihelat oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini selalu sukses diserbu ribuan pengunjung.

Terbukti saat TribunnewsWiki di lapangan, ribuan pengunjung mengerubuti area Mlaku-mlaku Nang Tunjungan yang digelar mulai dari sebelah Siola hingga sepanjang Jalan Tunjungan.

Agenda ini menghadirkan ratusan tenant kuliner, craft dan busana yang mampu menyedot perhatian warga kota tiap kali acara dihelat.

Pengunjung saat menonton penampilan di Mlaku-mlaku Nang Tunjungan
Pengunjung saat menonton penampilan di Mlaku-mlaku Nang Tunjungan (TRIBUNNEWSWIKI.COM/LUTHFI HUSNIKA)
Suasana oengunjung yang memadati Mlaku-mlaku Nang Tunjungan
Suasana oengunjung yang memadati Mlaku-mlaku Nang Tunjungan (TRIBUNNEWSWIKI.COM/LUTHFI HUSNIKA)

Ada lebih dari 200 tenan UKM binaan Pemerintah Kota Surabaya yang mengikuti acara ini setiap perayaannya.

Biasa dilaksanakan di akhir pekan, Sabtu atau Minggu, agenda yang berada di bawah pengelolaan Disbudpar Kota Surabaya selalu berhasil mendatangkan ribuan orang dalam waktu beberapa jam.

Simak 4 Hal yang Bisa Didapatkan dari Acara Mlaku-mlaku Nang Tunjungan, Belanja hingga Berfoto

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, kegiatan Mlaku-mlaku Nang Tunjungan ini merupakan upaya pemerintah kota untuk menghidupkan kembali kegiatan di kawasan heritage Tunjungan.

"Tunjungan ini kan jadi ikon dari Kota Surabaya. Sedangkan beberapa waktu terakhir sempat vakum. Makanya kami helat kegiatan ini supaya ada aktivitas lagi seperti dulu," kata Antiek Sugiharti saat ditemui TribunnewsWiki di Kantor Bagian Humas Pemerintah kota Surabaya, Kamis (12/12/2019).

Tempat duduk yang bisa digunakan untuk menyantap kuliner atau istirahat di acara Mlaku-mlaku Nang Tunjungan
Tempat duduk yang bisa digunakan untuk menyantap kuliner atau istirahat di acara Mlaku-mlaku Nang Tunjungan (TRIBUNNEWSWIKI.COM/LUTHFI HUSNIKA)

Mlaku-mlaku Nang Tunjungan tercetus dari kawasan Jalan Tunjungan yang memiliki nilai historis yang tinggi.

Kota Surabaya terkenal dengan Jalan Tunjungan sebagai kawasan heritage yang tidak bisa dilupakan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved