Mahasiswa KKN Untag Surabaya Inisiasi Kampung Sereh Ngagel Dadi sebagai Kampung Wisata

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Non Reguler Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) 1945 Surabaya menginisiasi terbentuknya kampung wisata.

TRIBUNNEWSWIKI.COM/LUTHFI HUSNIKA
Balai RW X Ngagel Dadi 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Non Reguler Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) 1945 Surabaya menginisiasi terbentuknya kampung wisata.

Sebanyak 45 mahasiswa yang terdiri dari lima fakultas tersebut melakukan kegiatan bakti masyarakat di RW X Ngagel Dadi, Kelurahan Ngagelrejo, Kota Surabaya.

Kampung yang terdiri dari 9 RT dalam satu RW ini diubah menjadi wisata Kampung Sereh.

Dosen Pembimbing KKN, Noorshanti Sumarah mengatakan, mulanya para mahasiswa ini tidak terpikirkan untuk membuat Kampung Sereh sebagai program utama KKN.

Namun, setelah melihat banyak potensi yang bisa digali, para mahasiswa tersebut dengan serius menggarap proker Kampung Sereh.

"Dalam proses pembentukan Kampung Sereh ini kami melalui beberapa tahap yang berkesinambungan. Mulai dari penyuluhan potensi dan manfaat tanaman serai hingga menjadi bernilai jual tinggi," ujar Noorshanti Sumarah, Minggu (29/12/2019).

Noorshanti Sumarah, Dosen FISIP Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag)1945 Surabaya sekaligus pembimbing mahasiswa KKN Untag yang menginisiasi Kampung Sereh Ngagel Dadi Surabaya
Noorshanti Sumarah, Dosen FISIP Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag)1945 Surabaya sekaligus pembimbing mahasiswa KKN Untag yang menginisiasi Kampung Sereh Ngagel Dadi Surabaya (TRIBUNNEWSWIKI.COM/LUTHFI HUSNIKA)

Perempuan yang akrab disapa Shanti itu menjelaskan, Kampung Sereh ini dijadikan sebagai salah satu kampung wisata yang berada di pusat Kota Surabaya.

Dalam prosesnya, warga diajak untuk membudidayakan tenaman serai di sekitar rumahnya.

Sebelumnya, warga diberi eduksi seputar manfaat dan potensi tanaman serai dalam kehidupan sehari-hari.

"Edukasi ini berguna supaya warga benar-benar memahami manfaat dari serai. Tidak cuma sebagai bumbu dapur, namun juga bisa dijadikan olahan-olahan yang bernilai jual tinggi," kata Shanti.

Menurutnya, tanaman serai memiliki banyak sekali manfaat. Seperti bisa mengusir nyamuk karena aromanya.

Jika setiap warga menanam serai, secara otomatis akan terhindar dari nyamuk-nyamuk.

Proses filter sistem pengairan tanaman serai di Kampung Sereh Ngagel Dadi Surabaya
Proses filter sistem pengairan tanaman serai di Kampung Sereh Ngagel Dadi Surabaya (TRIBUNNEWSWIKI.COM/LUTHFI HUSNIKA)

Mengingat tumbuhan serai juga memiliki fungsi sebagai penghalau nyamuk.

Selain fungsi alami tersebut, tanaman serai yang dibudidayakn oleh warga dijadikan bahan dasar produk olahan khusus.

Produk-produk itu kemudian dikembangkan menjadi bernilai jual tinggi, sehingga mampu mendorong pertumbuhan UMKM di kawasan.

Salah satu produk minuman sederhana hasil olahan serai adalah 'wedang pokak'.

Minuman ini merupakan hasil olahan dari tanaman serai yang bisa dinikmati dalam kondisi dingin maupun panas.

Kampung Sereh Ngagel Dadi Surabaya
Kampung Sereh Ngagel Dadi Surabaya (TRIBUNNEWSWIKI.COM/LUTHFI HUSNIKA)

Selain penanaman tanaman serai, kawasan ini juga dilakukan penghijauan di berbagai sudut.

Dengan diinisiasi Kampung Sereh Ngagel Dadi sebagai salah satu kampung wisata di Kota Surabaya, Noorshanti Sumarah berharap kampung tersebut bisa menjadi jujukan pra wisatawan.

"Harapannya Kampung Sereh ini bisa menjadi ikonik Surabaya dan menjadi jujukan wisatawan. Karena di sini kami juga membimbing UMKM lokal supaya menciptakan produk-produk khas yang bisa dinikmati wisatawan dan dijadikan oleh-oleh," ujarnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Luthfi Husnika)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved