Wabi Sabi

Wabi sabi merupakan istilah filosofi yang terkenal di Negeri Sakura, Jepang.

TRIBUNNEWSWIKI/LUTHFI HUSNIKA
Milieu Space, ruang kreatif yang didesain dengan interior bergaya wabi sabi ala Jepang 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Wabi sabi merupakan istilah filosofi yang terkenal di Negeri Sakura, Jepang.

Wabi sabi sendiri sering digunakan sebagai konsep dasar untuk membuat sebuah desain, termasuk interior ruangan.

Konsep yang lekat dengan penggambaran ketidakabadian dan ketidaksempurnaan dalam hidup tersebut bisa menjadi suatu hal yang indah.

Wabi sabi dalam filosofinya digambarkan sebagai cara menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan yang ada, oleh karena itu, desain dalam konsep wabi sabi terkesan belum selesai dikerjakan.

Milieu Space

Coworking space di Milieu Space Surabaya yang mengusung konsep wabi sabi ala Jepang
Coworking space di Milieu Space Surabaya yang mengusung konsep wabi sabi ala Jepang (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Di Jepang, pemaknaan soal wabi sabi semakin berkembang seiring berjalannya waktu.

Wabi sering dikaitkan dengan kondisi kesepian dan kesendirian seperti yang dirasakan oleh pertapa di wilayah terpencil.

Sedangkan istilah sabi memiliki kaitan dengan sesuatu yang ternoda atau berkarat–tanda-tanda perkembangan alamiah.

Melihat pemaknaan tersebut, kesan yang ditimbulkan dari interior berkonsep wabi sabi akan tak jauh dari kesan sepi.

Ruangan yang didesain wabi sabi akan terlihat seperti ruang yang belum selesai dikerjakan.

Tropikal Coffee

Coworking space di Milieu Space Surabaya yang mengusung konsep wabi sabi ala Jepang
Coworking space di Milieu Space Surabaya yang mengusung konsep wabi sabi ala Jepang (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Hal itu karena wabi sabi mengusung ciri-ciri ketidaksempuranaan.

Menurut penafsiran lain, Richard Powell, pengarang buku Wabi Sabi Simple, mengatakan, konsep wabi sabi mengajarkan tiga konsep realitas sederhana.

Pertama soal hidup ada hal-hal yang tidak dapat bertahan. Kedua, tidak selesai dan ketiga tidak ada yang sempurna.

Hal tersebut sejalan dengan pemaknaan wabi sabi dalam konsep desain termasuk di Indonesia.

Manager Milieu Space, Christie Erin mengatakan, pihaknya mengangkat konsep wabi sabi ala Jepang ke dalam interior ruang kreatifnya.

Milieu Space, ruang kreatif yang didesain dengan interior instagramable.
Milieu Space, ruang kreatif yang didesain dengan interior instagramable. (Tribunnewswiki.com/Luthfi Husnika)

Konsep wabi sabi dapat terlihat di seluruh ruangan gedung yang bernuansa putih tersebut.

Corak di dinding yang membuatnya terlihat belum selesai dikerjakan dan beberapa objek yang terlihat tidak sempurna menjadikan konsep wabi sabi terlihat sempurna diterapkan.

Penggunaan cahaya dominan menggunakan natural light juga menjadi salah satu penunjang yang menarik.

Desain interior bergaya wabi sabi memberikan ketenangan dan kesan lebih sunyi dibanding desain model lain.

Hal itu karena wabi sabi ini berkonsep simpel dan tidak banyak corak, sehingga lebih bersih bersih dan menenangkan.

Contoh lain penggunaan wabi sabi adalah melihat benda dari sudut pandang berbeda.

Seperti meja kayu yang sudah tua apabila dilihat secara biasa akan terlihat usang. 

Tapi, jika menggunakan konsep wabi sabi, meja kayu tersebut justru akan terlihat lebih aestetik karena ketidaksempurnaannya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Luthfi Husnika)

Sumber

1. Wawancara dengan Manager Milieu Space, Christie Erin, Jumat (31/1/2020).

2. https://nationalgeographic.grid.id

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved