Desainer Surabaya Xiao Fen Siap Luncurkan Busana Bertema Phe-Nomenon di LA Fashion Week

Seorang desainer asal Kota Surabaya, Xiao Ven akan meluncurkan busana terbarunya dalam Los Angeles Fashion Week, Minggu (29/3/2020) mendatang.

Tribunnewswiki.com/Luthfi Husnika
Busana hasil karya Desainer asal Kota Surabaya Xiao Fen yang bertema Phe-Nomenon yang dikenakan oleh model. Busana ini mengangkat konsep fenomena alam aurora ke dalam detail warna busana sehingga menghasilkan efek dancing light. Busana ini rencananya akan dipamerkan di ajang LA Fashion Week pada 29 Maret 2020 mendatang. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Seorang desainer asal Kota Surabaya, Xiao Fen akan meluncurkan busana terbarunya dalam Los Angeles Fashion Week, Minggu (29/3/2020) mendatang.

Kini, ia tengah menyiapkan busana-busana rancangannya yang akan dipamerkan dalam acara fashion bergengsi tersebut.

Ditemui di kediamannya di Jalan Manyar Kertoarjo Surabaya, Xiao Fen mengatakan, ia telah menyiapkan 16 busana spesial untik gelaran LA Fashion Week tersebut.

Busana hasil karya Desainer asal Kota Surabaya Xiao Ven yang bertema Phe-Nomenon yang dikenakan oleh model. Busana ini mengangkat konsep fenomena alam aurora ke dalam detail warna busana sehingga menghasilkan efek dancing light. Busana ini rencananya akan dipamerkan di ajang LA Fashion Week pada 29 Maret 2020 mendatang.
Busana hasil karya Desainer asal Kota Surabaya Xiao Fen yang bertema Phe-Nomenon yang dikenakan oleh model. Busana ini mengangkat konsep fenomena alam aurora ke dalam detail warna busana sehingga menghasilkan efek dancing light. Busana ini rencananya akan dipamerkan di ajang LA Fashion Week pada 29 Maret 2020 mendatang. (TRIBUNNEWSWIKI/LUTHFI HUSNIKA)

Keenambelas busana rancangannya didesain secara unik dan tematik sesuai konsep yang diusungnya, yakni 'phe-nomenon'.

"Konsep phe-nomenon ini artinya fenomena. Saya mengambil ide dari fenomena-fenomena yang terjadi di alam untuk membuat desain busana dan perpaduan warnanya," kata Xiao Fen di sela sesi pemotretan busana phe-nomenon, Selasa (10/3/2020).

Ia menuturkan, konsep phe-nomenon yang dikemas dalam brand Xiao Fen Couture tersebut akan tampil perdana di LA Fashion Week.

Konsep phe-nomenon sendiri, lanjut Xiao Fen, terinspirasi dari kejadian alam, salah satunya fenomena aurora yang kerap muncul di beberapa belahan dunia.

Si.Se.Sa

Aurora memiliki keindahan alam dengan gradasi warna yang unik. Xiao Fen kemudian mengangkat fenomena alam tersebut ke dalam koleksi phe-nomenon.

"Saya pertama kali terinspirasi untuk membuat busana berkonsep alam setelah melihat aurora. Jadi Februari 2019 lalu saya berburu aurora ke Finlandia dan terinspirasi meluncurkan beberapa busana bergaya aurora," jelas dia.

Gaya aurora tersebut dapat dilihat dari beberapa busana karya Xiao Fen yang menggabungkan berbagai unsur warna hingga detail yang sangat kecil.

"Istimewanya busana aurora ini detail warnanya dibuat handmade. Menggabungkan unsur-unsur warna kecil-kecil dan dijahit rapi. Sehingga membentuk gradasi warna layaknya aurora dan muncul dancing light," paparnya.

Busana hasil karya Desainer asal Kota Surabaya Xiao Ven yang bertema Phe-Nomenon yang dikenakan oleh model. Busana ini mengangkat konsep fenomena alam aurora ke dalam detail warna busana sehingga menghasilkan efek dancing light. Busana ini rencananya akan dipamerkan di ajang LA Fashion Week pada 29 Maret 2020 mendatang.
Busana hasil karya Desainer asal Kota Surabaya Xiao Fen yang bertema Phe-Nomenon yang dikenakan oleh model. Busana ini mengangkat konsep fenomena alam aurora ke dalam detail warna busana sehingga menghasilkan efek dancing light. Busana ini rencananya akan dipamerkan di ajang LA Fashion Week pada 29 Maret 2020 mendatang. (Tribunnewswiki.com/Luthfi Husnika)

Untuk bahan membuat gradasi warna unik aurora di gaun rancangannya, Xiao Fen menggunakan organdi yang dipotong-potong.

"Sedangkan dasar gaunnya memakai kain taffeta yang metalik. Jadi perpaduan warnanya sangat cocok jika dipadukan dengan kreasi aurora itu tadi," ujarnya.

TRIPLE Buka Gerai Pertamanya di Indonesia, Usung Konsep Slow Fashion dan Sustainable

Selain fenomena aurora, Xiao Fen juga mengadopsi fenomena alam lain seperti gerhana matahari, sunset, sunrise dan lain sebagainya untuk menciptakan busana-busana yang unik.

Dalam mendukung tampilan busananya di LA Fashion Week, Xiao Fen bekerja sama dengan Le Ciel Design sebagai support aksesorinya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
223 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved