Gerakan Plank, Olahraga Ringan untuk Kencangkan Otot Perut dan Lengan

Plank merupakan salah satu olahraga statis yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

TRIBUNNEWSWIKI/LUTHFI HUSNIKA
Vivian Junita saat mempraktikan gerakan full plank 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Plank merupakan salah satu olahraga statis yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Karena tidak membutuhkan banyak gerak yang menguras tenaga, plank masuk kategori olahraga yang cocok dilakukan selama puasa.

Plank sendiri memiliki fungsi untuk memperkuat otot di beberapa bagian seperti lengan dan paha.

Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, plank harus dilakukan dengan tepat.

Vivian Junita Influencer Healthy Life mengatakan, plank banyak dilakukan karena dapat menguatkan otot perut dan lengan.

Dalam penerapannya, Vivian menjelaskan masih banyak yang salah mengaplikasikan gerakan plank, terutama bagi pemula.

"Plank yang benar itu ketika kita melakukan gerakan kita mengaktifkan otot perut. Namun biasanya di awal-awal yang dipakai untuk menopang paha, bukan perut. Jadi bagian otot perutnya malah nggak kena," kata Vivian pada TribunJatim.

Menurutnya, gerakan plank yang salah akan membuat bagian tubuh lain seperti paha akan bekerja lebih keras sehingga lebih cepat pegal.

"Kalau menahan pakai paha itu gerakannya tidak tepat, yang benar harusnya pakai perut. Awal-awal untuk pembiasaan tidak apa nanti lama-lama akan bisa mengaktifkan otot perut," ujarnya.

Dalam melakukan gerakan plank, Vivian mengatakan posisi perut harus lurus, tidak boleh terlalu ke atas atau ke bawah. Gerakan plank dapat dilakukan selama 30-40 detik atau tergantung seberapa kuat.

Lebih lanjut Vivian menjelaskan, untuk pemula disarankan melakukan dua variasi plank, yakni elbow plank dan full plank.

Elbow plank, katanya, dilakukan dengan posisi tengkurap dengan badan bertumpu pada lengan bawah dan jari kaki.

Pada elbow plank, otot perut dan lengan akan diaktifkan sehingga membuat keduanya lebih kencang.

"Di posisi ini, punggung tidak boleh melengkung, harus lurus. Posisi perut tidak boleh turun," kata Certified in Functional Training Academy by APKI (Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia) ini.

Berbeda dengan elbow plank yang bertumpu pada lengan bawah, full plank dapat dilakukan sedikit lebih mudah.

Pada gerakan full plank, badan akan bertumpu di dua telapak tangan dan lutut, sehingga badan akan lebih terangkat.

"Full plank dilakukan dengan cara memposisikan telapak tangan di bawah bahu. Dilanjutkan dengan mengangkat lutut dan menarik perut," kata Vivian.

(TRIBUNNEWSWIKI/Melia Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
318 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved