Mengenal Yogamarta, Perpaduan Gerakan Nusantara untuk Menyembuhkan Diri

Musisi tanah air, Dika Satjadibrata pun tak mau ketinggalan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat melalui berolahraga.

ISTIMEWA/SURYA
Gerakan-gerakan dalam yogamarta yang memadukan gerakan senam, pencak silat, dan tarian khas Indonesia. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Yoga merupakan aktivitas olah tubuh dan pikiran yang bisa dilakukan sendiri.

Yoga juga merupakan salah satu olahraga yang banyak dilakukan oleh masyarakat pada umumnya.

Musisi tanah air, Dika Satjadibrata pun tak mau ketinggalan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat melalui berolahraga.

Baru-baru ini, basist Ada Band itu memperkenalkan yogamarta, olahraga yang memadukan gerakan senam, pencak silat, dan tarian khas Indonesia.

"Yogamarta ialah seni olah tubuh, dipadukan dengan olah pernapasan. Nama yogamarta diambil dari bahasa sansekerta. 'Amarta' berarti air kehidupan," katanya.

Air kehidupan diangkat sebagai nama karena 70 persen tubuh manusia terdiri dari air.

"Yogamarta ialah penyatuan fisik, mental, dan spiritual. Gerakannya saya adopsi dari gerakan original khas Nusantara. Basic-nya dari gerakannya ialah tarian Jawa yang merupakan warisan Nusantara," ungkap musisi kelahiran 11 Desember 1973 ini.

Rangkaian Olahraga untuk Mengencangkan Otot Perut Selama Puasa di Rumah Aja

Dika melanjutkan, gerakan-gerakan yogamarta yang dilakukan perempuan dan laki-laki relatif sama.

"Yogamarta ini bisa dilakukan selama 45 sampai 60 menit. Terdiri dari 23 gerakan yang dibagi dalam lima fase," ungkapnya.

Fase-fase tersebut, Dika menguraikan, yakni fase bukaan napas, fase senam, fase jurus, fase baju besi, dan fase tutup napas.

"Ada beberapa tingkatan level dalam yogamarta yang bisa diikuti oleh semua kalangan, mulai dari usia enam sampai 60 tahun. Dimulai dengan level yang paling dasar," ia menerangkan.

Dalam menemukan gerakan-gerakan tersebut, Dika membutuhkan waktu riset selama delapan tahun. Ia mendatangi berbagai tempat bersejarah untuk mengetahui gerakan-gerakan asli Nusantara.

"Saya mempelajari literatur silat Nusantara, mulai dari era Kerajaan Majapahit sampai Kerajaan Singosari. Selain itu juga mempelajari tarian khas Jawa," paparnya.

Variasi Gerakan Sit Up, Olahraga untuk Kencangkan Otot Core, Bikin Perut Jadi Rata

Yogamarta, lanjutnya, mudah diikuti dan bisa dilakukan rutin setiap hari. Seseorang yang melakukan olahraga ini akan mempunyai kemampuan mengobati diri sendiri atau self healing.

"Sebenarnya, tubuh bisa mengolah unsur kimiawi dalam diri untuk menyembuhkan sakit yang diderita," ungkap Dika.

Hal ini di antaranya bisa dilakukan dengan melakuakan yogamarta yang melahirkan proses sinkronisasi energi dalam tubuh dan pikiran.

"Selain bisa mendapat manfaat self healing, mengikuti gerakan yogamarta secara benar dapat membuat kondisi tumbuh kembali fresh sehingga segala aktivitas berdampak sehat bagi tubuh," paparnya.

Seperti posisi kuda-kuda yang memperkuat rahim bagi wanita atau gerakan menahan napas dan konstruksi yang bermanfaat meningkatkan metabolisme dan membakar penyakit.

Dika mengungkapkan, tidak ada pantangan khusus saat melakukan yogamartha.

"Dengan semakin sehatnya tubuh kita, maka akan hilang pantangan-pantangan sehingga kita dapat makan bebas sepuasnya," pungkasnya.

Tanaman Bakau Mangrove Wonorejo Jadi Salah Satu Spot Olahraga

Musisi Indonesia yang juga menjadi master trainer Yogamarta, Naga, mbahwa dirinya telah mendapatkan manfaat dari yogamarta.

"Saya menyukai olahraga seperti yogamarta. Gerakan dalam olahraga ini sangat bermanfaat bagi tubuh saya. Setiap detail gerakan benar-benar efektif," tuturnya.

Biasanya, ia melanjutkan, melakukan olahraga lari dengan alat treadmill selama satu jam. Hasilnya, ia bisa menghabiskan 500 sampai 690 kalori.

"Tapi, yogamarta bisa membakar kalori dengan jumlah yang sama hanya dengan waktu 30 menit," ungkap Naga.

Agar olahraga ini maksimal, ia menyarankan untuk mengosongkan perut agar pembakarannya berjalan optimal.

(TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika)

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
346 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved