Manfaat Push Up dan Plank, Perkuat Otot dan Jaga Kebugaran Selama di Rumah Saja

Manfaat Push Up dan Plank, Perkuat Otot dan Jaga Kebugaran selama di Rumah Saja

TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika
Influencer Healthy Life Vivian Junita memperagakan posisi push up. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Push up dan plank merupakan dua olahraga yang bisa dilakukan selama di rumah saja.

Keduanya tidak membutuhkan bantuan alat olahraga, sehingga gerakannya mudah dilakukan.

Kendati mudah, push up dan plank ini memiliki sederet manfaat untuk kebugaran hingga memperkuat otot di bagian tertentu, lho.

Influencer Healthy Life Vivian Junita mengatakan, olahraga sangat penting dilakukan setiap hari supaya tubuh tetap bugar. Tubuh yang sehat, akan mampu menangkal virus yang akan masuk.

"Tidak harus ke gym, olahraga bisa dilakukan di mana saja, termasuk di dalam rumah. Selain lebih hemat biaya, olahraga ringan memiliki resiko cidera," katanya.

Ia melanjutkan, memang akan lebih bagus jika dilatih oleh ahli. Tapi, dilakukan sendiri pun tidak masalah karena gerakannya hanya menopang berat badan sendiri sehingga angka cideranya kecil.

Membentuk Postur Tubuh dengan Latihan Ringan di Rumah ala Influencer Vivian Junita

Indonesia Fitness Ambassador 2014 ini menyebut, plank dan push up bisa jadi pilihan. Kedua olahraga ini sama-sama bermanfaat untuk mengencangkan otot perut.

"Plank dan push up merupakan gerakan dasar yang bisa dilakukan. Tubuh bisa di-challenge melakukannya dengan repetisi waktu atau gerakan," ungkap Vivian.

1. Plank

Plank merupakan latihan menahan tubuh dengan posisi tengkurap. Latihan ini dilakukan dengan cara menopang tubuh dengan siku, lengan, dan kaki.

"Selain otot perut, plank juga bermanfaat mengencangkan otot lengan dan punggung. Ada dua jenis plank yang saya rekomendasikan untuk pemula, yakni full plank dan elbow plank," kata Certified in Functional Training Academy by APKI (Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia) ini.

Full plank dilakukan dengan cara memposisikan telapak tangan di bawah bahu. Dilanjutkan dengan mengangkat lutut dan menarik perut.

"Punggung tidak boleh melengkung, harus lurus. Posisi perut tidak boleh turun. Tahan beberapa waktu, untuk pemula saya sarankan setidaknya 30 detik," urainya.

Sementara elbow plank, merupakan latihan yang lebih susah karena bertumpuk dengan lengan bawah dan lutut, posisi kedua telapak tangan menempel di lantai.

Kunci Diet Seimbang ala Vivian Junita Influencer Healthy Lifestyle

2. Push Up

Plank terkadang disebut sebagai pra push up. Push up dilakukan dengan posisi awal yang sama dengan plank, yakni dimulai dengan posisi tengkurap. Kemudian, secara perlahan tubuh diangkat ditopang tangan dan pangkal jari kaki.

Posisi telapak tangan menempel di lantai, sementara siku diposisikan lurus. Pada tahap ini, pastikan tubuh membentuk garis lurus dari kepala hingga tumit.

Kemudian tubuh diturunkan tapi tidak menyentuh lantai. Diulang terus dengan kecepatan yang sama. Setiap gerakan naik dan turun dihitung satu kali push up.

"Latihan push up bermanfaat untuk seluruh tubuh, tapi lebih cenderung ke tubuh bagian atas seperti dada dan pundak," ungkap Vivian.

Semakin rendah tubuh, menurut Certified in Precision Nutrition (Sports Nutrition Coach) ini, maka akan semakin bagus. Tapi, tidak boleh sampai menyentuh lantai atau matras.

"Tubuh mesti lurus, biasanya pemula badannya cenderung menekuk ke dalam. Kalau seperti ini, nanti akan berdampak buruk ke tulang belakang," tandasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved