Tips Beri Pemahaman Anak Mengenai Pedoman 'New Normal', Simak Kata Psikolog!

Dr. Primatia Yogi Wulandari, M. Si., Psikolog mengatakan, dalam memberi pengertian pada anak terkait tata hidup normal baru ini orang tua harus berhat

Tips Beri Pemahaman Anak Mengenai Pedoman 'New Normal', Simak Kata Psikolog!
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ILUSTRASI aturan baru di sekolah di masa pandemi covid-19 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - New normal atau tata hidup normal baru yang sudah diterapkan di beberapa kota di Indonesia mengharuskan masyarakat melakukan penyesuaian diri, terutama terkait protokol kesehatan.

Bagi orang dewasa, pemahaman tata hidup normal baru akan lebih mudah tersampaiakan ketimbang anak-anak. Padahal, protokol kesehatan selama tata hidup normal baru harus diterapkan semua kalangan.

Psikolog anak asala Universitas Airlangga Surabaya, Dr. Primatia Yogi Wulandari, M. Si., Psikolog mengatakan, dalam memberi pengertian pada anak terkait tata hidup normal baru ini orang tua harus berhati-hati.

Menurutnya, orang tua harus memberi penjelasan yang terbuka dan mudah diterima oleh anak.

Primatia Yogi Wulandari, M.Si., psikolog.
Primatia Yogi Wulandari, M.Si., psikolog. (ISTIMEWA)

"Berikan penjelasan yang terbuka dan mudah diterima anak mengenai situasi saat ini. Untuk itu, orangtua harus menyesuaikan usia dan tingkat perkembangan anak," kata Dr. Primatia Yogi Wulandari, M. Si., Psikolog pada Tribun Jatim.

Perempuan yang akrab disapa Mima tersebut menjelaskan, metode penyampaian pesan pada anak kecil harus disertai contoh kongkret.

"Orang tua diharapkan tidak hanya memberi pemberitahuan dan arahan namun juga contoh nyata. Hal ini akan berpengaruh pada bagaimana anak bisa menerima dan memahami pesan tersebut," urainya.

Beri beberapa contoh kongkret tersebut, lanjutnya, bisa mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan untuk tetap sehat dan menghindari virus.

"Orang tua bisa mencontohkan cara mencuci tangan yang benar, memakai masker, dan mematuhi imbauan physical distancing atau menjaga jarak," Mima memaparkan.

New Normal, Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Wajib Pakai Face Shield

Tunjungan Plaza Surabaya Lakukan Uji Coba One Way Jelang Penerapan New Normal

Selain memberikan contoh kongkret, ia menyarankan para orang tua untuk menyertakan gambar atau video sederhana yang bisa lebih membantu pemahaman anak secara visual.

Adapun untuk anak-anak yang lebih besar, katanya, pemahaman dapat diberikan dengan cara berdiskusi. Tentu saja, orang tua harus memiliki informasi yang akurat terlebih dahulu sebelumnya.

Beri anak sumber-sumber terpercaya yang dapat digunakan untuk mengakses informasi tentang new normal.

"Diskusikan juga bagaimana usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk menghambat penyebaran virus Covid-19," pungkasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Melia Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved