New Normal

Sambut New Normal, Grand City Surabaya Banyak Terapkan Sistem Touchless

Menyambut masa new normal, Grand City Surabaya menerapkan sederet protokol kesehatan yang wajib diikuti.

Sambut New Normal, Grand City Surabaya Banyak Terapkan Sistem Touchless
TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA
New normal, Grand City Surabaya terapkan protokol kesehatan baru 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Menyambut masa new normal, Grand City Surabaya menerapkan sederet protokol kesehatan yang wajib diikuti.

Tak hanya para staff dan karyawan, para pengunjung mall juga harus menaati peraturan tersebut untuk bisa masuk ke area mall.

Grand City sendiri telah melihat dampak covid 19 yang menyerang berbagai industri.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Grand City Surabaya menjalankan protokol kesehatan dengan menyediakan berbagai fasilitas guna melawan dan mengantisipasi penyebaran covid-19 terutama di dalam Mall & Convex.

New normal, Grand City Surabaya terapkan protokol kesehatan baru
New normal, Grand City Surabaya terapkan protokol kesehatan baru (TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA)

Assistant Manager Marketing Communication Grand City Mall Surabaya, Yuvit Ikhwanul Shafa mengatakan, aturan terkait protokol keamanan tersebut dimulai sejak pengunjung akan parkir.

"Kami menerapkam sistem parkir kendaraan touchless. Biasanya harus menyentuh tombol untuk keluar tiket, sekarang cukup sensor telapak tangan," kata Yuvit saat ditemui di Grand City.

Menurutnya, sistem parkir yang demikian bisa meminimalisir penularan yang terjadi akibat sentuhan tangan.

Komunikasi dari Orang Tua Bisa Jadi Kontrol Perilaku Anak dalam Terapkan Protokol New Normal

Komunitas Pecinta Kereta Api Si Puong Kampanyekan New Normal di Stasiun Gubeng

New normal, Grand City Surabaya terapkan parkir touchless
New normal, Grand City Surabaya terapkan parkir touchless (TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA)

Selain di bagian parkir, pengamanan juga dikakukan di pintu masuk menuju area mall. Semua pengunjung diwajibkan bermasker untuk masuk ke mall.

"Pengunjung yang tidak pakai masker kami beri pilihan. Bisa kembali mengambil masker atau membeli di CS kami," katanya.

Sebelum masuk pintu mal, pengunjung akan diarahkan untuk mencuci tangan di wastafel.

"Di sini kami juga buat touchless supaya menghindari sentuhan tangan. Sabun cuci tangan dan kran air dioperasikan menggunakan pedal kaki," Yuvit menjelaskan.

Selanjutnya, pengunjung akan dicek suhu dan melewati bilik disinfektan. "Selain itu kami juga pasang akrilik di meja foodcourt untuk menghindari adanya kontak langsung antar prngunjung," pungkasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved