Tips Memulai Usaha Kuliner di Tengah Pandemi ala Ino Coach Bisnis, Keuntungan Naik Berlipat

Tips Memulai Usaha Kuliner di Tengah Pandemi ala Ino Caoch Bisnis, Tingkatkan Keuntungan Berlipat Ganda

ISTIMEWA/Surya
Tips Memulai Usaha Kuliner di Tengah Pandemi ala Ino Caoch Bisnis, Tingkatkan Keuntungan Berlipat Ganda 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Membangun usaha kuliner di tengah pandemi seperti saat ini, memerlukan usaha ekstra.

Pasalnya, banyak pelaku usaha kuliner yang justru tidak bisa survive di tengah pandemi covid-19.

Ino Permana atau yang sering dikenal dengan Ino Coach Bisnis Kuliner mengatakan, salah satu usaha kuliner yang terdampak pandemi adalah usaha bakso.

Menurutnya, banyak dari mereka yang susah untuk mengembalikan omzet seperti sebelum pandemi. Bahkan, sebagian dari mereka banyak yang menyerah.

"Saya temui sendiri pengusaha bakso klien saya sangat kesusahan ketika pandemi. Ketakutan masyarakat untuk makan di tempat umum dan anjuran di rumah saja membuat kedai bakso sangat sepi," kata Ino Permana saat ditemui di Kantor Harian Surya.

Kemudian, ia menyarankan kliennya untuk membuat inovasi terhadap bisnisnya. "Sebenarnya bagaimana untuk survive di tengah pandemi ini bisa ditentukan dari cara pandang. Apakah melihat pandemi ini sebagai hambatan atau malah ini tantangan yang harus bisa dilalui dengan inovasi," ujarnya.

Ino kemudian menyarankan kiat-kiat sukses membangun usaha kuliner, terutama bakso di masa pandemi.

Ia mengatakan, bakso adalah makanan sejuta umat. "Pentol baksonya ini kan bisa dijadikan lak untuk makanan lain, seperti pelengkap nasi goreng atau mie instan," kata Ino.

Buat Inovasi Baru, Rumah Bakso 29 Berhasil Survive dari Corona, Keuntungan Naik 700 Persen

Dari pentol bakso tersebut, lanjutnya, pengusaha bisa menginovasikan supaya pentol bakso bisa dinikmati tanpa ribet.

"Sekarang, produk pentol tersebut bisa ditingkatkan kegunaannya. Supaya bisa melengkapi makanan jadi tambah enak. Saya sarankan klien saya membuat olahan bakso frozen," ia memaparkan.

Menurutnya, kendala yang dialami saat ini adalah orang sulit keluar untuk makan bakso. Dengan menjual bakso frozen, para penikmat bakso tetap bisa mengonsumsi makanan kesukaannya tanpa harus keluar rumah.

"Inovasi yang saya usulkan pada klien adalah membuat bakso frozen. Bisa pentol bakso saja atau plus bumbu yang bisa diseduh sendiri dengan kuah panas," Ino menjelaskan.

"Bakso frozen ini bisa dijualkan lewat reseller di berbagai daerah. Jadi tidak hanya konsumen secara perorangan saja tapi juga jadi ladang usaha bagi orang lain," lanjutnya.

Dengan inovasi tersebut, Ino mengklaim kliennya bisa mendapat keuntungan berkali-kali lipat.

"Menurut penuturan klien saya, keuntungannya setelah mencoba inovasi balso frozen bisa melebihi keuntungan sebelum corona. Meningkat sampai 700 persen," jelasnya.

Sedangkan untuk para pengusaha yang baru mau memulai bisnis di tengah pandemi seperti saat ini, Ino berpesan supaya memahami konsep bisnis sebelum dan sesudah corona.

"Bisnis bakso sebelum dan sesudah corona ini berbeda. Menjual dengan cara lama sudah tidak relevan. Harus pakai cara baru," ia menjelaskan.

Berawal dari Iseng, Rumah Bakso 29 Kini Populer di Sampang, Simak Kisahnya

Mengaku Pernah Ditipu Dua Kali, Pemilik Rumah Bakso 29 Hanya Ditinggali Resep

Hal kedua yang harus diperhatikan oleh para calon pengusaha adalah mental. Menurut Ino, mereka harus bermental kuat dan melihat kondisi saat ini adalah tantangan, bukan hambatan.

"Kalau dari mental tidak kuat dan mudah menyerah, ditambah melihat kondisi pandemi ini sebagai hambatan, akan terhambat sungguhan," kata dia.

Terakhir, hal terpenting yang tak boleh ketinggalan adalah soal mindset. Para calon pengusaha harus berfokus menjuak solusi masalah.

"Jika hanya menjual produk, berjualan akan semakin sulit di tengah kondisi seperti saat ini. Jadi harus fokus mencari permasalahan masyarakat dan menjual solusi dari masalah mereka," pungkasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Melia Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
462 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved