Simulasi Wedding Tatanan Normal Baru, Standing Party dan Prasmanan Ditiadakan

Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Jawa Timur menginisiasi simulasi wedding di Dyandra Convention Center, Sabtu (4/7/2020).

SURYA/HABIBUR ROHMAN
Dengan iringan musik didepan undangan, dua mempelai diiringi orang tua berjalan menuju panggung utama "PernikahanTatanan Normal Baru" di Dyandra Convention Center Surabaya (DCCS), Sabtu (4/7/2020). Simulasi pernikahan yang diprakarsai Aspendi Jatim & DCCS serta didukung Celtic Creative, Malik Entertainment dan Ruang Photowork ini secara lengkap menampilkan prosedur prosesi hingga penggunaan 'barcode' untuk tamu undangan. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Jawa Timur menginisiasi simulasi wedding di Dyandra Convention Center, Sabtu (4/7/2020).

Simulasi pernikahan tatanan normal baru ini merupakan simulasi wedding terbesar di Jatim yang dihelat oleh Aspedi bersama beberapa pihak.

Di antaranya Dyandra Convention Center, Celtic Creative, Malik Entertainment, dan Ruang Photoworks. Kesemuanya merupakan vendor-vendor wedding populer di Kota Surabaya.

Pemilihan venue Dyandra Convention Center karena lokasunya yang berada di pusat Kota Surabaya, sehingga memudahkan akses.

Ketua Aspedi Jatim, Sumitro mengatakan, digelarnya simulasi pernikahan tatanan normal baru ini sebagai upaya para pengusaha wedding untuk meyakinkan bahwa resepsi pernikahan dengan protokol kesehatan layak untuk digelar.

Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Jawa Timur menginisiasi simulasi wedding di Dyandra Convention Center, Sabtu (4/7/2020).
Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Jawa Timur menginisiasi simulasi wedding di Dyandra Convention Center, Sabtu (4/7/2020). (SURYA/HABIBUR ROHMAN)

"Kami gelar simulasi pernikahan tatanan normal baru dengan kaidah protokol kesehatan. Di sini kami tunjukkan setiap step mulai dari tamu datang, masuk, di dalam hingga tamu pulang," ujarnya.

Sumitro melanjutkan, dalam peraturan pernikahan tatanan normal baru yang disiapkan, para vendor akan meminimalisir terjadinya kontak langsung antar tamu. Jalur masuk dan keluar juga disiapkan secara matang.

"Kontak langsung akan kami benar-benar hindari. Karena sistem resepsinya nanti tamu masuk harus scan undangan menggunakan barcode yang sudah diterima di smartphone. Barcode ini sebagai tanda hadir dan penukaran souvenir. Jadi tak ada mengisis buku tamu," ia menjelaskan.

Siap Sambut New Normal, Hotel Santika Pandegiling Surabaya Terapkan Protokol Sesuai Perwali

Wedding Fair Online (WFO) Kediri

Untuk setting di dalam lokasi resepsi, kata Sumitro, para tamu diharuskan untuk duduk di kursi yang disediakan dan tidak boleh berpindah tempat duduk.

"Kami masih belum membuka standing party, jadi semua tamu undangan harus duduk. Servis makanan juga akan diantarkan ke meja masing-masing," ungkapnya.

Sumitro menyatakan, pihaknya juga turut mendukung upaya pemerintah untuk memutus penyebaran covid-19. Oleh akrena itu, semua protokol kesehatan yang dilakukan disesuaikan dengan aturan pemerintah setempat.

"Social distancing ini juga benar-benar kami perhatikan. Penggunaan masker ini merupakan keharusan setiap orang yang datang baik tamu maupun crew wedding," ujar Sumitro.

(TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
468 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved