Milieu Space Gelar Workshop Foto dan Videografi, Beri Inspirasi Bagi Industri Kreatif

Milieu Space kembali menggelar workshop kreatif. Berbeda dari sebelumnya, gelaran kali ini dilaksanakan di tengah pandemi.

ISTIMEWA
Milieu Space kembali menggelar workshop kreatif. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Industri kreatif menjadi salah satu bidang industri yang paling terdampak covid-19.

Sejak pandemi ini masuk Indonesia pada awal Maret 2020 lalu, banyak kegiatan industri yang terpaksa berhenti sementara.

Industri kreatif yang memiliki mobilitas tinggi juga menjadi salah satu sasarannya.

Namun, memasuki era normal baru, kebangkitan industri kreatif mulai dirasakan satu persatu.

Berada di era normal baru, mengharuskan industri kreatif seperti konser musik, pertunjukan seni, workshop, creative bazar, film dan lain sebagainya untuk beradaptasi.

Menjawab hal tersebut, Milieu bersama fotografer dan videografer serta beberapa pelaku usaha bekerja sama membangun usaha.

Milieu Space kembali menggelar workshop kreatif. Berbeda dari sebelumnya, gelaran kali ini dilaksanakan di tengah pandemi.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (13/9/2029) ini bertajuk 'Look Ahead: Commercial Photo and Videography'.

Milieu Space

Adapun pembicara yang datang yakni Moch Rizky (Mochtret), Angga Ramadhan, dan Agyl Hananta. 

"Kita sebagai industri kreatif tidak boleh diam saja. Kita harus pro aktif membuat sesuatu, berkolaborasi dengan banyak pihak agar kreativitas dapat menjadi angin segar di tengah pandemi ini," ungkap Manager Representative Milieu Space Christie Erin.

Lanjutnya, kondisi yang dialami Indonesia bahkan dunia ini tidak ada yang bisa menebak kapan berakhirnya.

"Di kondisi seperti ini, orang-orang yang mampu beradaptasi dengan cepat lah yang bisa bertahan. Adanya workshop pertama di era new normal ini membuat saya optimis bahwa industri kreatif sudah siap untuk bangkit kembali," terang Erin.

Adapun Moch Rizky atau Mochret, photography educator menambahkan, pasti ada kegiatan kreatif yang dilakukan oleh orang-orang selama berada di rumah, khsusunya fotografi.

"Seperti kegiatan fotografi virtual yang sempat viral. Artinya kegiatan tersebut bukanlah kegiatan yang susah dan skill fotografi sangat penting dimiliki oleh siapa saja," terangnya.

Selama pandemi, Erin melanjutkan, juga muncul tren kelas secara online namun tidak menutup bahwa banyak juga yang menanti workshop secara offline.

Virtual Wedding Expo, Pertemukan Calon Pengantin dan Vendor Wedding Lewat Online

Hal ini terbukti dari tingginya minat para peserta yang membuat kelas terisi penuh sebelum batas penutupan pendaftaran.

"Kami memang membatasi peserta hanya 40 orang. Tapi kami sangat senang melihat antusiasme yang sangat tinggi," katanya.

Adapun Agyl Hananta dari Fujifilm X-Team menambahkan, workshop secara offline dapat membawa angin segar bagi pegiat fotografi yang sudah lama berada di rumah.

"Orang selama sekian bulan pasti bosan untuk berada di rumah saja. Pada workshop kali ini kami tetap membatasi jumlah peserta. Sebab harus ada standar protokol kesehatan yang harus dipatuhi agar semua bisa saling menjaga keamanan dan kesehatan," ujarnya 

Ikuti kami di
KOMENTAR
579 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved