Pameran Foto Bertema 'Perempuan', Ingin Sampaikan Pesan Perempuan Harus Dihormati

Pameran Foto Bertema 'Perempuan', Ingin Sampaikan Pesan Perempuan Harus Dihormati

TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA
Pameran Foto Bertema 'Perempuan', Ingin Sampaikan Pesan Perempuan Harus Dihormati 

TRIBUNNEWSWIKI.COM SURABAYA - Celtic Creative bersama para fotografer asal Kota Surabaya menggelar pameran bertajuk 'Perempuan'.

Pameran yang digelar di Visma Cafe & Galery ini diikuti oleh 20 fotografer dimana 70 persennya fotografer wedding.

Owner Celtic Creative, Veni Laksono mengatakan, pameran bertajuk 'Perempuan' ini mulanya digagas oleh dua fotografer kawakan Surabaya.

"Yang usul pertama kali Mas Prima Yuri dan Adikusuma Firman. Kemudian diikuti oleh teman-teman fotografer yang lain," kata Veni Laksono saat ditemui di venue pameran, Rabu (16/9/2020).

Veni mengatakan, pameran ini merupakan pameran fotografipertama yang diselenggarakan selama pandemi.

"Ini juga sebagai ekspresi kami. Kami memilih berekspresi dengan berkarya. Kan ada yang menyampaikan ekspresinya dengan demo, bikin viral. Tapi kita bersuara beda," papar Veni.

Gelar Simulasi Wedding New Normal, Surabaya Suite Hotel Sediakan Paket Bundling Pernikahan

Untuk pemilihan tema pameran bertajuk 'Perempuan', lanjut Veni berdasarkan fenomena di sekitarnya.

Menurutnya, banyak fotografer yang sering memotret perempuan ketimbang laki-laki.

Di lain pihak, Prima Yuri yang juga sebagai penggagas acara pameran ini mengulas makna pameran bertajuk 'perempuan' ini secara lebih dalam.

Ia mengungkapkan, pameran bertajuk 'perempuan, di mata, di hati, di rasa' ini memiliki makna filosofis.

Quest Hotel Darmo Surabaya Gelar Wet Mukbang Bersama Desainer Embran Nawawi

"Perempuan itu unik. Melalui slogan di hati, di rasa dan di hati, kami Inging menyampaikan pesan bahwa perempuan itu cantik dan harus dihargai," kata Prima Yuri.

Di mata, lanjut Prima Yuri, perempuan banyak dikagumi saat pertama melihatnya. Kekaguman tersebut berubah menjadi rasa cinta di hati.

"Semuanya biasa menetap karena rasa, di rasa. Mencintai saja tidak cukup. Perempuan harus dicintai dan dihormati," jelasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
586 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved