46 KA Lokal Sudah Kembali Beroperasi, Berikut Syarat dan Protokol Penumpang Kereta Lokal

46 KA Lokal Sudah Kembali Beroperasi, Berikut Syarat dan Protokol Penumpang Kereta Lokal

ISTIMEWA/PT KAI
46 KA Lokal Sudah Kembali Beroperasi, Berikut Syarat dan Protokol Penumpang Kereta Lokal 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Seiring dengan diberlakunya New Normal di transportasi kereta api, pihak PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 46 KA Lokal dan 23 KA Jarak Menengah/jauh selama Bulan Oktober 2020 ini.

Dalam kondisi normal, di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terdapat 46 KA Lokal per harinya yang beroperasi melayani menghubungkan kota-kota seperti Malang, Bangil, Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto, Lamonggan hingga Bojonegoro.

Sementara untuk KA Jarak Menengah/jauh, dalam kondisi normal ada 41 perjalanan KA.

Perjalanan 46 KA Lokal dan 23 KA jarak Menengah/ Jauh selama Bulan Oktober 2020 tersebut, telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sesuai standar yang telah ditentukan oleh Kemenhub, sehingga bagi calon penumpang harus mematuhi dan melaksanakan SOP yang sudah ditentukan.

Baca juga: Semangat Baru, KAI Luncurkan Logo Baru di Momen HUT ke-75

Ada 2 Protokol kesehatan yang diterapkan bagi 2 jenis perjalanan KA tersebut, diantaranya :

a. Protokol kesehatan bagi Penumpang KA Lokal.

b. Protokol Kesehatan penumpang KA jarak Menengah/Jauh.

Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan KA Lokal, bisa memesan tiketnya melalui layanan aplikasi online KAI Access.

"Pemesanan tiket secara online dapat dilayani H-7 sebelum keberangkatan kereta api. Adapun loket Stasiun hanya melayani penjualan Go Show atau penjualan langsung 3 jam sebelum KA berangkat," jelasnya.

Total di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya pada Bulan Juli 2020 ini, terdapat 46 KA Lokal yang beroperasi diantaranya :

1. KA Penataran : Relasi Surabaya Kota – Malang – Blitar/pp : (8 Perjalanan).
2. KA Tumapel : Relasi Malang – Surabaya Kota : (2 Perjalanan).
3. KA Dhoho : Relasi Surabaya Kota – Mojokerto – Blitar/pp : (8 Perjalanan).
4. KA Ekonomi Lokal Bojonegoro : Relasi Sidoarjo – Surabaya Pasar Turi – Bojonegoro : (4 Perjalanan).
5. KA Ekonomi Lokal Kertosono : Relasi Surabaya Kota – Kertosono/pp : (4 Perjalanan).
6. KA Komuter : Relasi Surabaya Kota – Bangil/pp : (6 Perjalanan).
7. KA Komuter Sulam : Relasi Surabaya Pasar turi – Lamongan/pp : (6 Perjalanan).
8. KA Jenggala: Relasi Mojokerto – Sidoarjo/pp : (10 Perjalanan).

Perjalanan KA jarak dekat atau KA Lokal ini telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sesuai standar yang telah ditentukan oleh Kemenhub, sehingga bagi calon penumpang harus mematuhi dan melaksanakan SOP yang sudah ditentukan.

Baca juga: Milestone KAI dalam Setahun Terakhir

Protokol Kesehatan bagi penumpang KA Lokal diantaranya :

1. Mengunakan Masker dan memakai jaket atau pakaian lengan panjang

2. Membawa hand sanitizer

3. Tidak boleh berbicara di dalam kereta

4. Melakukan cuci tangan di tempat yang telah disediakan di stasiun;

5. Jaga jarak (physical distancing);

6. Dalam kondisi sehat dan tidak terdapat gejala influenza, batuk, demam dan /atau sesak nafas;

7. Proses boarding dilakukan secara mandiri disaksikan oleh petugas boarding dan menunjukkan tiket dan identitas yang sah, kecuali tiket go show yang tidak tertera data penumpang;

8. Menempati tempat duduk yang tertera di dalam tiket atau tempat yang telah disediakan dan dilarang menempati tempat duduk yang telah diberi tanda khusus.

9. Bersedia sewaktu-waktu diperiksa suhu badannya oleh petugas KA;

10. Jika dalam perjalanan terdapat penumpang dengan gejala covid, gejala influensa atau suhu badan > 37.3 derajat celcius maka diturunkan di stasiun terdekat untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

“Kepada para penumpang KA Lokal kami harap agar mematuhi aturan dari protokol yang telah ditetapkan. Adapun yang menjadi pembeda dari protokol kesehatan bagi para penumpang KA Jarak Menengah/Jauh diantaranya, penumpang KA Lokal tidak perlu melengkapi dengan surat keteranggan bebas Covid-19 dan tidak perlu memakai face shield ketika berada di dalam kereta,” Tutup Suprapto.

(TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
685 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved