Jelang Libur Panjang, Penumpang Kereta Api Diimbau Ikuti Rapid Test H-1 Keberangkatan

Jelang Libur Panjang, Penumpang Kereta Api Diimbau Ikuti Rapid Test H-1 Keberangkatan

ISTIMEWA/PT KAI
Jelang Libur Panjang, Penumpang Kereta Api Diimbau Ikuti Rapid Test H-1 Keberangkatan 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Lonjakan jumlah pemesanan tiket KA jarak Menengah/Jauh di wilayah Daop 8 menjelang libur Long Weekend akhir Oktober 2020 terus menunjukan peningkatan yang sangat signifikan.

Untuk itu, guna kelancaran para penumpang yang ingin melakukan rapid test di stasiun, dihimbau untuk melakukan dapid test H-1 sebelum jadwal keberangkatan.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, tidak menyarankan bagi calon penumpang datang 3 jam sebelum keberangkatan untuk melakukan rapid test di stasiun. Karena hal ini bisa menggangu kelancaran perjalanan penumpang, akibat resiko tertinggal kereta api karena antrean rapid test yang cukup padat.

Di area Daop 8 Surabaya, layanan rapid test dengan tarif Rp 85.000 terdapat di 5 stasiun besar yaitu Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Sidoarjo, Mojokerto dan Malang. Jam operasional layanan tersebut rata-rata pukul 07.00 - 19.00 WIB.

Pelanggan yang berhak melakukan Rapid Test di stasiun ini, diharuskan memiliki kode booking tiket KA jarak Menengah/Jauh. Dimana sebelumnya, calon penumpang tersebut mengambil nomor antrian di Costomer Service Stasiun.

Baca juga: Sambut Libur Long Weekend, PT KAI Operasikan 23 Kereta Api Jarak Jauh dan Menengah

Baca juga: 46 KA Lokal Sudah Kembali Beroperasi, Berikut Syarat dan Protokol Penumpang Kereta Lokal

Penyediaan layanan Rapid Test di stasiun merupakan bentuk peningkatan pelayanan KAI dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada transportasi kereta api.

"Sesuai dengan protokol kesehatan, bagi calon penumpang yang kedapatan reaktif pada saat rapid test, maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan KA dan selanjutnya bea tiket akan dikembalikan 100% di luar bea pesa, serta kami sarankan melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut," ujar Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya.

Suprapto menerangkan untuk kondisi tiket KA jarak Menengah/ Jauh saat ini di wilayah Daop 8 Surabaya (berdasarkan data Senin, 26/10, jam 12:00 Wib), sebagai berikut :

1. 27 Okt 2020:
- Kapasitas TD : 8.767
- TD tersisa : 4.643

2. 28 Okt 2020:
- Kapasitas TD : 8.084
- TD tersisa : 3.882

3. 29 Okt 2020:
- Kapasitas TD : 7.295
- TD tersisa : 4.630

4. 30 Okt 2020:
- Kapasitas TD : 8.489
- TD tersedia : 6.776

5. 31 Okt 2020:
- Kapasitas TD : 8.555
- TD tersisa : 4.343

6. 1 Nov 2020:
- Kapasitas TD : 9.344
- TD tersisa : 3.343

*Total kondisi dari 27 Okt-1 Nov:*
- Kapasitas TD : 50.534
- TD tersisa : 27.617
*(*TD = Tempat Duduk)*

Guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat dalam mobilisasi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 23 KA jarak Menengah/Jauh dan 46 KA Lokal.

Diperkirakan, lonjakan jumlah penumpang akan terjadi mulai pada tanggal 28 Oktober 2020, dengan dominasi tujuan KA ke arah Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Banyuwangi. Sementara diprediksi untuk arus balik penumpang akan terjadi pada tanggal 1 November 2020.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved