Gelar Pameran Wedding di Tunjungan Plaza Surabaya, AP3 Angkat Konsep Wedding High Fashion

Gelar Pameran Wedding di Tunjungan Plaza Surabaya, AP3 Angkat Konsep Wedding High Fashion

SURYA/HABIBUR ROHMAN
Model memperagakan busana dari beberapa desainer pada hari pertama AP3 Wedding Fair 2020 di Tunjungan Plaza Surabaya, Sabtu (28/11/2020). Hybrid Fair yang berlangsung selama tiga hari ini tak hanya pameran aneka kebutuhan calon pengantin, tapi juga akan menampilkan fashion show busana dari beberapa desainer. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Asosiasi Pengusaha Perlengkapan Pernikahan atau AP3 menggelar acara pameran Hybrid Wedding Fair 2020 di Tunjungan Plaza 3 Surabaya.

Acara yang diselenggarakan selama tiga hari, 27-29 November 2020 ini mengangkat konsep 'Wedding High Fashion'.

Meski dilaksanakan secara langsung, gelaran wedding fair yang bekerja sama dengan Next Model Management, LT Pro dan Nov Fashion Graphie ini tetap mengedepankan protokol kesehatan.

"Kami memberlakukan wajib masker bagi pengunjung pameran, cek suhu, one way system serta social distancing. Semuanya diawasi oleh tim," kata Jeffry Lien, Ketua AP3, Sabtu (28/11/2020).

Jeffry Liem menuturkan, pameran kali ini digelar untuk memfasilitasi para vendor wedding dan calon pengantin.

"Terutama supaya klien tidak perlu susah mencari vendor yang diinginkan. Kami juga luncurkan aplikasi Wedding Yes yang merupakan e-commerce para vendor wedding," Jeffry Liem menjelaskan.

Pada wedding fair kali ini, pihak AP3 dan tim menghadirkan konsep 'Wedding High Fashion'.

Seperti yang dijelaskan oleh Nunky Putri Founder Next Model Management, bahwa konsep wedding mulai bergeser ke arah yang berbeda.

"Wedding High Fashion ini merupakan konsep baru dalam dunia wedding yang memungkinkan para pengantin melakukan modifikasi konsep. Misal kombinasi antara simpel dan casual," ungkap Putri.

Kombinasi tersebut, lanjut Putri, bisa dilihat dari beberapa acara wedding yang memadukan antara gaun bermodel simpel dengan sneaker.

"Yang laki-laki juga biasanya pakai setelan jas dan dipadupadankan dengan sepatu casual atau sneaker," jelasnya.

Meski mengenakan sneaker, Putri mengatakan esensi dari gaun atau busana yang dipakai oleh pengantin tidak boleh berkurang.

"Konsep busana tetap untuk wedding tapi modelnya yang bisa di mix and match dengan gaya casual atau gaya lain. Jadi tidak monoton," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR
774 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved