Ternyata Wajah Bopeng Tak Cuma Disebabkan oleh Jerawat, Apa Penyebab Lainnya?

Scar atau yang dikenal dengan istilah bopeng kerap dialami, terutama di bagian wajah.

SURYA/HABIBUR ROHMAN
Dokter estetika dan CEO Profira Aestethic & Anti-Aging Clinic Surabaya, dr Fifin Marini, M. Biomed (AAM) saat memeriksa pasien 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Scar atau yang dikenal dengan istilah bopeng kerap dialami, terutama di bagian wajah.

Selain mengganggu penampilan, bopeng yang tidak segera ditangani akan makin sulit dihilangkan.

Bopeng bisa disebabkan oleh bekas jerawat berat atau peradangan di kulit.

Dokter Estetika Profira Aesthetic & Anti-Aging Clinic Surabaya, dr Asa Dini Merina mengatakan, jerawat berat yang meradang akan menimbulkan scar.

"Meski tak selalu karena jerawat, scar atau bopeng sering disebabkan oleh peradangan akibat jerawat," kata dr Asa saat ditemui di Profira Clinic Trunojoyo.

dr Asa menjelaskan, bopeng yang biasanya berbentuk agak cekung ini disebabkan oleh peradangan di kulit yang cukup lama.

Saat peradangan di kulit terjadi cukup lama, akan terjadi penarikan permukaan kulit atas oleh jaringan ikat.

"Penarikan ini yang membentuk cekungan dan scar atau bopeng. Jika sudah terjadi bopeng harus segera ditangani," ujar dr Asa.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bopeng tak melulu terjadi karena jerawat. Apapun yang menyebabkan peradangan di kulit bisa menjadi faktor penyebab bopeng.

"Cacar air atau jatuh yang menimbulkan luka dan peradangan juga bisa jadi bopeng. Ini yang menyebabkan bopeng itu ada banyak macamnya," imbuh dr Asa.

Terkait jenis bopeng, dr Asa menuturkan ada beberapa jenis bopeng yang kerap ditemui. Salah satunya adalah ice pick scar, box scar dan rolling scar.

Bopeng berjenis ice pick scar, kata dr Asa, merupakan jenis bopeng yang mirip seperti jarum. Bentuknya runcing dan lebih dalam.

"Ice pick scar ini bentuknya seperti jarum. Bopeng jenis ini biasanya memiliki kedalaman lebih dalam dibanding bopeng jenis lain," dr Asa menguraikan.

Jenis bopeng lain yang sering ditemui adalah box scar atau bopeng berbentuk kotak. Bopeng dengan jenis ini biasanya memiliki diameter lebih luas dan bentuknya menyerupai kotak.

Box scar ini terjadi karena peradangan yang lebih luas. Sehingga, menyebabkan bopeng yang luas dan lebar.

Jenis scar selanjutnya adalah rolling scar yang bentuknya bergelombang. dr Asa menjelaskan, jenis bopeng ini banyak terjadi pada orang berusia lanjut dengan kondisi kulit aging.

"Kondisi kulit yang keriput akan mempermudah terbentuknya scar bergelombang ini," ujarnya.

Menurut dr Asa, tidak ada perawatan khusus yang bisa dilakukan untuk mencegah bopeng. "Yang bisa dilakukan hanya merawat kulit. Terutama saat berjerawat. Jangan dibiarkan. Harus segera diobati supaya tidak sampai terbentuk bopeng," pungkasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved