Natal dan Tahun Baru

Hindari Antrean Supaya Tak Tertinggal Kereta, KAI Imbau Penumpang Lakukan Rapid Test Antigen H-1

Hindari Antrean Rapid Test Antigen Supaya Tak Tertinggal Kereta, KAI Imbau Penumpang Lakukan Test H-1

ISTIMEWA/PT KAI
Jelang Libur Panjang, Penumpang Kereta Api Diimbau Ikuti Rapid Test H-1 Keberangkatan 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - Mengantisipasi lonjakan penumpang di Hari Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT KAI Daop 8 Surabaya mengimbau calon penumpang melakukan tes Rapid Antigen H-1 keberangkatan.

Hal tersebut juga sebagai langkah antisipasi penumpang kereta api supaya tidak tertinggal kereta karena harus antre saat melakukan Rapid Test Antigen.

Disampaikan oleh Suprapto, Humas KAI Daop 8 Surabaya bahwa semua penumpang yang akan melakukan perjalanan kereta api jarak jauh/menengah diwajibkan memiliki surat Rapid Test Antigen.

"Selama moment Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI, memberlakukan Test Rapid Antigen sebagai syarat melakukan perjalanan kereta api (KA) untuk periode 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021," ujar Suprapto.

Merujuk pada peraturan tersebut, lanjut Suprapto, PT KAI Daop 8 Surabaya telah menyediakan layanan Rapid Test Antigen sejak Selasa (22/12/20) kemarin di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Stasiun Malang. 

"Kami juga sudah mulai mewajibkan kepada seluruh calon penumpang KA untuk menyertakan surat keterangan hasil rapid Antigen sejak Selasa (22/12/20). Adapun berkas Rapid Antigen berlaku 3 hari setelah tanggal tes rapid dilakukan," papar Suprapto.

Adapun syarat calon penumpang KA untuk melakukan rapid Antigen adalah dengan menunjukan tiket KA atau kode booking pada saat pendaftaran rapid antigen, kemudian membayar sebesar Rp 105.000. 

Untuk mengatasi antrian yang mungkin ada pada layanan Rapid Antigen di Stasiun, Daop 8 Surabaya telah menata alur layanan rapid antigen dengan teratur. 

"Yakni, menyediakan ruang tunggu dengan kapasitas yang lebih memadai, memisahkan antara calon penumpang saat mendaftar, pengambilan sampel, sampai menunggu hasil," pungkasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Luthfi Husnika)

Ikuti kami di
KOMENTAR
813 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved