Bayi Tabung

Fakta Bayi Tabung yang Tak Banyak Diketahui, Bukan Jalan Terakhir Mendapatkan Keturunan

Fakta mengenai bayi tabung yang tidak banyak orang tahu. Bukan cara terakhir untuk mendapatkan momongan

ISTIMEWA
Ilustrasi - Fakta soal bayi tabung yang tidak diketahui banyak orang. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM, SURABAYA - In Fitro Vertilization (IVF) atau yang dikenal dengan bayi tabung merupakan program alternatif bagi orangtua yang ingin memiliki keturunan.

Program bayi tabung ini sering dipilih oleh pasangan suami istri (pasutri) yang tak kunjung mendapatkan momongan di usia pernikahan yang sudah lama.

Namun, faktanya bayi tabung harusnya tidak dijadikan pilihan terakhir untuk memperoleh momongan.

Soal fakta bayi tabung tersebut disampaikan oleh dr Ali Mahmud SpOG (K) Fer Klinisi Morula IVF Surabaya.

dr Ali Mahmud mengatakan, bayi tabung yang dijadikan opsi terakhir karena berbagai upaya telah dilakukan sebelumnya hanya membuang waktu.

"Memilih program bayi tabung ini harusnya bukan sebagai opsi terakhir karena susah memiliki momongan. Karena ada beberapa kondisi yang mengharuskan pasutri harus bayi tabung. Jadi upaya apapun yang dilakukan menjadi sia-sia," ujar dr Ali Mahmud pada TribunJatim Wiki.

Selain itu, proses usaha yang dilakukan oleh pasutri dalam mendapatkan momongan sebelum memutuskan memulai bayi tabung akan memakan waktu cukup lama.

"Apabila kondisi medis pasutri tidak bisa pakai selain bayi tabung, hanya akan membuang waktu," ujarnya.

dr Ali Mahmud menuturkan, apabila masing-masing pasangan sudah mengetahui ada permasalahan terkait kesuburan, lebih baik segera diperiksakan.

Sebab, permasalahan tersebut menutur dr Ali Mahmud membuat pasangan tidak bisa mendapatkan momongan dengan cara alami.

"Semakin lama mengulur waktu usia akan bertambah. Nah di usia tertentu ini keberhasilan bayi tabung juga berpengaruh," jelas dr Ali Mahmud.

Melihat hal tersebut, dr Ali Mahmud menyarankan para pasutri untuk mengatur program hamil sedini mungkin.

"Untuk pasangan suami istri berusia di bawah 35 tahun dan setelah satu tahun menikah belum mendapatkan momongan segera periksa. Untuk pasangan di atas 35 tahun jangan menunggu satu tahun. Kalau 6 bulan belum hamil segera diperiksakan," tandasnya.

Tribun Jatim Wiki / Luthfi Husnika

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved