Tips Cantik

Fakta Soal Double Chin yang Tak Banyak Orang Tahu

Fakta menarik tentang double chin yang tidak banyak orang tahu. Simak penjelasan dokter!

SURYA/HABIBUR ROHMAN
Treatment untuk menghilangkan double chin di Facena Beauty Clinic Surabaya 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA -Lipatan lemak di bawah dagu atau yang sering dikenal double chin kerap menjadikan kepercayaan diri seseorang menurun.

Sebab, double chin yang merupakan timbunan lemak di bawah dagu ini membuat seseorang seperti memiliki dua dagu.

Berbagai perawatan diperlukan untuk menghilangkan lipatan lemak di bawah dagu yang menyebabkan doubel chin.

Namun, masih banyak yang salah mengartikan lipatan lemak di bawah dagu. Karena tidak semua lipatan merupakan double chin.

Hal tersebut disampaikan oleh dr Daniel Widiyanto, Sp.And, dokter estetika sekaligus owner Facena Beauty Clinic.

Menurutnya, masih banyak yang menganggap semua lipatan bawah dagu adalah double chin.

"Kalau kita menurunkan posisi dagu sampai menempel ke leher, pasti akan muncul lipatan. Nah biasanya orang menganggap itu adalah double chin. Padahal bukan," jelas dr Daniel.

Ia menjelaskan, double chin adalah kondisi ketika seseorang terlihat memiliki dua dagu saat tidak sedang melakukan apa-apa.

"Artinya dalam kondisi diam tanpa menggerakkan bagian dagu atau leher, terlihat lipatan lemak dobel, baru itu dinamakan double chin. Gampangnya saat kondisi normal orang terlihat punya dua dagu," ujar dr Daniel.

Lipatan penyebab double chin di bawah dagu ini, lanjutnya, merupakan timbunan lemak yang muncul karena beberapa faktor.

Salah satunya terkait obesitas atau kelebihan berat badan. "Orang dengan obesitas atau berat badan berlebih akan punya banyak lemak di bagian tubuh. Jika lemak itu berada di bawah dagu jadilah double chin," katanya.

Meski obesitas menjadi faktor utama terbentuknya double chin, dr Daniel Widiyanto mengaku masih banyak faktor pemicu lainnya.

"Selain kegemukan, faktor keturunan atau genetik juga bisa menyebabkan doubel chin. Ada juga faktor dagu yang kecil atau gaya hidup seperti makanan dan obat-obatan sehari-hari. Faktor aging juga bisa," paparnya.

Berbagai penyebab double chin ini menurut dr Daniel Widiyanto memiliki cara penanganan yang berbeda.

"Cara penanganan double chin berbeda sesuai penyebab dan kondisinya. Harus konsultasi ke dokter," pungkasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved