Tips Cantik

Rahasia Jerawat Punggung, Kenali Faktor Penyebab dan Cara Mengatasinya, Tidak Sembarangan

Mengenal jerawat punggung dan cara mengatasinya. Tidak sembarangan kaitannya dengan hormon.

ISTIMEWA
Ilustrasi jerawat punggung 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Mendengar istilah jerawat tentu tidak asing. Bintik kecil-kecil di area wajah ini kerap membuat tidak percaya diri.

Tak hanya di wajah, jerawat juga bisa muncul di area lain seperti ketiak, leher, bahkan badan seperti punggung.

Munculnya jerawat di punggung, meski tak terlihat langsung oleh mata namun juga cukup mengganggu.

Sebab, jerawa punggung juga menimbulkan rasa nyeri jika dipegang dan sulit dihilangkan.

Dokter estetika sekaligus Owner Facena Beauty Clinic, dr Daniel Widiyanto mengatakan, jerawat punggung tak sekadar akibat penyumbatan seperti jerawat pada umumnya.

Menurutnya, jerawat punggung ini erat kaitannya dengan kondisi kesehatan seseorang.

"Beda dengan jerawat di wajah yang timbul akibat penyumbatan kelenjar minyak atau faktor eksternal lain, jerawat punggung muncul karena faktor hormonal seseorang," jelas dr Daniel Widiyanto.

dr Daniel Widiyanto menjelaskan, jerawat memang bisa tumbuh di mana saja, namun jika jerawat sudah tumbuh di area tubuh selain wajah, menandakan hormon seseorang sedang kacau.

"Adanya perubahan hormon atau gangguan hormon bisa jadi faktor utama munculnya jerawat pada tubuh terutama jerawat punggung ini. Jadi harus diwaspadai," ujarnya.

Selain itu, dr Daniel Widiyanto melanjutkan, ada beberapa faktor lain yang bisa menimbulkan jerawat punggung seperti gaya hidup dan faktor makanan.

"Gaya hidup tidak sehat dan faktor makanan juga bisa jadi penyebab munculnya. Tapi sebagian besar karena gangguan hormon yang kacau. Meski begitu gaya hidup sehat tak boleh diabaikan," paparnya.

Untuk mengobati jerawat punggung, dr Daniel Widiyanto menyarankan untuk memperbaiki pola hidup dan makanan terlebih dahulu.

"Dari dalam dulu diperbaiki. Karena ini kaitannya dengan hormon bukan sekadar jerawat kulit biasa. Percuma kalau diobati jerawatnya tapi tidak distabilkan di dalamnya," ujar dr Daniel.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved