Tren Fashion

Busana Blady Grass Rancangan Inas Mutiara Dewi, Gambarkan Keindahan Ilalang yang Tumbuh Bebas

Melihat keindahan busana Blady Grass rancangan Inas Mutiara Dewi. Gambarkan indahnya ilalang.

ISTIMEWA
Busana Blady Grass karya Inas Mutiara Dewi yang menggambarkan keindahan ilalang. 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Desainer Inas Mutiara Dewi meluncurkan busana terbarunya yang ia beri nama Blady Grass.

Busana Blady Grass tersebut menggambarkan keindahan ilalang yang biasa tumbuh bebas di berbagai tempat.

Meski banyak dipandang sebelah mata karena tumbuh liar di lahan kosong, ilalang memiliki banyak manfaat juga.

Bahkan, kecantikan ilalang tak kalah dengan tanaman hias rumahan.

Keindahan ilalang itu yang ingin dituangkan oleh Inas Mutiara Dewi dalam sebuah busana yang unik.

"Ilalang memiliki batang yang pendek dan memiliki susunan bulir yang menguncup, juga rambut yang halus," ungkap Inas Mutiara Dewi.

Busananya berdesain gaun malam dengan tiga item yakni jumpsuit berupa bustier dan celana, mini dress berupa rok span, serta layer. Ia menyatukan dua siluet yang merepresentasikan ilalang.

Pada dress dalam, ia mengaplikasikan siluet I. Sementara untuk dress luar dirancang siluet A. Saat disatukan, busananya tampak anggun dan elegan.

"Untuk jumpsuit, saya menggunakan kain satin. Sementara untuk span saya memilih tule. Sedangkan layernya pakai organza," terang desainer kelahiran Blitar, 11 Desember 1998 ini.

Menurutnya, ketiga material tersebut dirasa cocok untuk menggambarkan keindahan ilalang. Kain yang dipilih membuat busana tidak terlalu kaku dan jatuh.

"Di sini ada gradasi warna. Pada bagian bawah cenderung coklat tua, semakin ke atas semakin muda," imbuh perempuan berusia 22 tahun ini.

Yang paling menonjol dari busananya yakni detail bordir ilalang yang terlihat hidup, hampir memenuhi busana sehingga merefleksikan bentangan padang ilalang.

"Detail ini yang paling saya suka. Saya memberi desain manipulating fabric aplikasi bordir komputer 3D. Kemudian saya solder sehingga ada sentuhan serabut," Inas Mutiara Dewi memaparkan.

Inas Mutiara Dewi juga menambahkan detail pada bagian pinggang sebagai aksesoris. Alumnus D3 Tata Busana Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini memilih warna menyerupai ilalang kering.

"Warna yang saya angkat memang lebih ke earth tone, sesuai juga dengan ide dasar ilalang. Jadi seperti padang ilalang yang menampilkan kesan rustic," kata Inas.

Selain gaun, Inas juga menampilkan setelan pria yang terdiri dari kemeja, jas, dan celana.

Melalui busana ini, ia berharap dapat menginspirasi utamanya kepada siswa atau mahasiswa Tata Busana yang tengah mencari referensi.

"Sumber ide bisa didapatkan atau muncul dari mana saja, diperoleh dari berbagai macam media. Tentunya sebelum memulai atau membuat karya, harus riset terlebih dahulu," tutupnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

  • Conny Dio

     
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved