Imlek

Gambar Kerbau, Burung Crane dan Ayam Jago dalam Riasan Chinese New Year Look ala MuA Rona Tjandra 

Gambar Kerbau, Burung Crane dan Ayam Jago dalam Riasan Chinese New Year Look ala MuA Rona Tjandra 

ISTIMEWA
Gambar Kerbau, Burung Crane dan Ayam Jago dalam Riasan Chinese New Year Look ala MuA Rona Tjandra  

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Merayakan Tahun Baru Imlek bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengkreasikan riasan menjadi makeup look yang menarik.

Hal ini dilakukan oleh freelance makeup artist, Rona Tjandra. Di momen perayaan Imlek kali ini, ia membuat makeup editorial yang terinspirasi dari kerbau, burung crane, dan ayam jago.

"Selain menyampaikan makna Chinese New Year, saya juga ingin mengekspresikan riasan yang berbeda namun tetap mengandung cerita dan makna," katanya.

Perempuan 22 tahun ini fokus menghadirkan tiga hewan yang menurutnya menjadi simbol perayaan Tahun Baru Imlek

Pada bagian alis, Rona Tjandra membentuknya menyerupai sayap burung crane. Menurutnya, burung ini menjadi simbol kesetiaan, cinta abadi, dan komitmen.

"Mereka juga merupakan simbol umur panjang, kesehatan yang baik, kebahagiaan dan keberuntungan. Burung crane menunjukkam kemakmuran dan kelimpahan," urai Rona Tjandra 

Rona Tjandra mengaku cukup kesulitan untuk membuat alis. Karena jika tercoret sedikit, maka akan susah untuk dihapus. Rona menggambarnya secara perlahan dan hati-hati.

"Sebelum digambar pakai eyeliner, sebaiknya pakai pensil alis dulu supaya bisa pas," imbuhnya.

Sementara untuk model rambut dan headpiece, ia terinspirasi dari kerbau logam. Look-nya pun terlihat tegas dan mewah.

"Bagian kepala terutama, menyerupai tanduk kepala kerbau," tambah Rona.

Sedangkan untuk bagian samping luar mata, ia mengaplikasikan bulu ayam jago. Ayam jago sendiri juga tidak bisa terlepas dari tradisi Tionghoa.

"Ayam jago merepresentasikan kerja keras untuk mendapat kemakmuran. Mengingat peran ayam jago yang selalu membangunkan di pagi hari," tambah Rona.

Bulu ayam jago berwarna merah tersebut tampak senada dengan blush on. Rona menyapukannya secara tebal sehingga tampak mencolok.

"Untuk blush on, saya menggunakan face painting dahulu dari bagian pelipis, telinga, sampai samping dagu. Kemudian dibaurkan dengan blush on atau eyeshadow merah untuk mendapatkan gradasi yang pas," ia memaparkan.

Selain itu, blush on merah dianggap menyatukan ketiga simbol pada riasan kali ini. Di samping merah yang berarti semangat dan lantang menyerah.

"Merah dianggap membawa keberuntungan dan rejeki bagi semua orang," tambah Rona Tjandra

Sebagai pelengkap, ia juga memberi sentuhan warna senada pada bagian kelopak mata dan lipstik.

"Eyeshadow-nya menggunakan warna cerah dengan sedikit gradasi warna pink dan glitter. Sementara lipstik pakai oranye supaya memberi kesan hangat," tutur Rona.

Untuk merampungkannya, ia membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Paling susah yakni saat membuat alis dan mengaplikasikan blush on.

"Selain itu juga hairdo-nya, hairs tylist yakni Mas Yakub butuh waktu tiga jam juga. Kami mengerjakan bersama jadi makeup dan hairdo selesai bersamaan," pungkasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved