Olahraga Golf Antara Hobi dan Bisnis, Bisa Jadi Investasi Olahraga Masa Depan

Golf merupakan cabang olahraga yang identik dengan kegiatan bisnis. Sebab, banyak pebisnis yang melakukan mediasi sembari berolahraga golf 

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Saat pandemi, banyak kaum muda (millenial) berlatih golf untuk berolahraga. Golf disebut sebagai investasi olahraga masa depan yang dapat mempermudah karir seseorang. 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Golf merupakan cabang olahraga yang identik dengan kegiatan bisnis. Sebab, banyak pebisnis yang melakukan mediasi sembari berolahraga golf 

Hal tersebut dibenarkan oleh Mifto Hadi, General Manager Bukit Darmo Golf Club' House Surabaya. Menurutnya, memang banyak para pebisnis yang menjadikan golf sebagai sarana bertemu dengan klien.

"Iya banyak. Maka dari itu golf sering disebut sebagai sarana dealing bisnis. Meskipun sebenarnya banyak juga yang bermain golf untuk fun. Tak melulu bisnis," kata Mifto Hadi pada TribunJatim Wiki, Rabu (24/2/2021).

Kedi atau Pramugolf (baju merah) merupakan asisten golfer yang menemani mereka selama berada di lapangan. Kedi tak hanya membantu membawakan barang golfer namun juga harus paham aturan permainan dan bisa memberi saran terkait langkah yang harus diambil golfer.
Kedi atau Pramugolf (baju merah) merupakan asisten golfer yang menemani mereka selama berada di lapangan. Kedi tak hanya membantu membawakan barang golfer namun juga harus paham aturan permainan dan bisa memberi saran terkait langkah yang harus diambil golfer. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Mifto Hadi menuturkan, tren golf memang banyak bergeser ke anak muda. Namun, masih banyak didominasi para pebisnis senior.

"Pebisnis senior biasanya mereka menjalin hubungan kerja bukan hanya di kantor tapi justru di tempat lain. Seperti lapangan golf ini salah satunya," ujarnya.

Baca juga: Tugas Kedi atau Pramugolf yang Jarang Orang Tahu, Berwawasan Luas hingga Jadi Teman Bicara yang Asik

Di lapangan golf, lanjut Mifto, seseorang bisa melihat perilaku koleganya lebih jelas ketimbang di kantor biasa. Karena bermain golf membutuhkan waktu cukup lama yakni mencapai 4 jam. Sehingga bisa saling mengenal satu sama lain lebih jelas.

Selama pandemi Covid-19 berlangsung, tren bermain golf ternyata mengalami perubahan. Tak cuma mengarah ke pebisnis senior namun juga para eksekutif muda.

"Sekarang banyak anak muda yang mulai berminat main golf. Terutama para eksekutif muda yang mencoba menjalin relasi. Jadi tujuan fun nomor dua yang pertama bisnisnya," jelas Mifto.

Saat pandemi, banyak kaum muda (millenial) berlatih golf untuk berolahraga. Golf disebut sebagai investasi olahraga masa depan yang dapat mempermudah karir seseorang.
Saat pandemi, banyak kaum muda (millenial) berlatih golf untuk berolahraga. Golf disebut sebagai investasi olahraga masa depan yang dapat mempermudah karir seseorang. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

"Anak muda mulai banyak selama pandemi ini. Mungkin karena masih work from home dan sekolah online ya. Ditambah kami menawarkan paket khusus untuk milenial under 30," imbuhnya.

Menurut Mifto, golf juga merupakan investasi olahraga masa depan. Memiliki keterampilan bermain golf disebut akan menunjang karir mereka di masa depan.

Mempelajari kemampuan golf mulai sekarang, lanjut Mifto akan memudahkan jika nanti rekan atau kolega kerja memiliki hobi yang sama.

"Jadi urusan pekerjaan bisa diselesaikan lebih mudah sambil bermain golf. Karena bisanya kemampuan main golf, sikap seseorang saat bermain golf bisa jadi penilaian tersendiri saat menjalankan bisnis," paparnya.

Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan Kristina, Senior Sales and Marketing Bukit Darmo Golf Club House Surabaya. Ia menyatakan banyak korporasi yang mulai mendaftarkan karyawannya untuk kelas golf.

Tujuannya, supaya para karyawan ini bisa mengimbangi para rekan bisnis atau klien dari kalangan pecinta olahraga golf.

"Karena banyak klien mereka yang merupakan golfer jadi perusahaan ini sadar pentingnya skill bermain golf dalam memenangkan tender," jelas Kristina.

Banyak perusahaan yang kemudian menjadikan olahraga golf menjadi salah satu keahlian olahraga yang bisa dipilih dan didanai perusahaan.

"Banyak juga beberapa perusahaan yang mendaftarkan karyawannya berkelompok untuk ikut golf di sini," pungkasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved