Olahraga Golf Naik Daun di Kalangan Milenial, Driving Range Makin Diminati

Olahraga golf semakin naik daun di kalangan anak muda atau milenial. Mereka banyak memilih driving range.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Saat pandemi, banyak kaum muda (millenial) berlatih golf untuk berolahraga. Golf disebut sebagai investasi olahraga masa depan yang dapat mempermudah karir seseorang. 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Golf identik dengan olahraga eksklusif yang dimainkan oleh orang dewasa. Sebagian besar pemain golf selama ini terdiri dari para pebisnis kelas atas.

Namun, selama pandemi Covid-19 yang mengharuskan banyak kegiatan dilakukan di rumah justru membalik tren olahraga golf.

Ditemui di lokasi Club House, Mifto Hadi General Manager Bukit Darmo Golf Surabaya mengatakan kini banyak kalangan milenial yang mulai mencoba olahraga golf.

"Banyak selama pandemi. Pendatang baru didominasi oleh para anak muda yang rata-rata usianya 15-23 tahun. Jadi antara SMA sampai kuliah," kata Mifto Hadi pada TribunJatim Wiki

DIGEMARI MILLENIAL - Maura saat berlatih golf di driving range Bukit Darmo Golf, Rabu (24/2/2021). Saat pandemi, banyak kaum muda (millenial) berlatih golf untuk berolahraga.
DIGEMARI MILLENIAL - Maura saat berlatih golf di driving range Bukit Darmo Golf, Rabu (24/2/2021). Saat pandemi, banyak kaum muda (millenial) berlatih golf untuk berolahraga. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Baca juga: Olahraga Golf Antara Hobi dan Bisnis, Bisa Jadi Investasi Olahraga Masa Depan

Ia menuturkan, kalangan anak muda ini mulai menggandrungi driving range untuk berlatih golf sejak Juli 2020. Bahkan, pendatang baru yang kesemuanya anak muda ini mencapai 10 persen dari total pemain golf di tempatnya.

"Sebelum pandemi golfer milenial ini tidak ada. Kebanyakan dari kalangan bisnis. Tapi saat pandemi memunculkan golfer muda baru yang totalnya bisa mencapai 10 persen dari keseluruhan golfer di sini," jelas Mifto.

Para golfer milenial ini, lanjutnya, mengambil latihan di area driving range. Area ini memang dikhususkan untuk melatih ayunan golf.

Kedi atau Pramugolf (baju merah) merupakan asisten golfer yang menemani mereka selama berada di lapangan. Kedi tak hanya membantu membawakan barang golfer namun juga harus paham aturan permainan dan bisa memberi saran terkait langkah yang harus diambil golfer.
Kedi atau Pramugolf (baju merah) merupakan asisten golfer yang menemani mereka selama berada di lapangan. Kedi tak hanya membantu membawakan barang golfer namun juga harus paham aturan permainan dan bisa memberi saran terkait langkah yang harus diambil golfer. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Baca juga: Tugas Kedi atau Pramugolf yang Jarang Orang Tahu, Berwawasan Luas hingga Jadi Teman Bicara yang Asik

"Selain itu di driving range ini mereka (milienia) bisa sekaligus refreshing dari penatnya kegiatan di rumah. Jadi bisa fun sekaligus sehat," papar Mifto.

Mifto Hadi menambahkan, olahraga golf ini juga termasuk salah satu olahraga yang disarankan selama pandemi.

Olahraga di luar ruangan dengan sirkulasi udara alami meminimalisir terjadinya penularan virus. Ditambah lagi dengan aktif bergerak fisik di bawah terik matahari akan meningkatkan kebugaran dan imunitas.

Saat pandemi, banyak kaum muda (millenial) berlatih golf untuk berolahraga. Golf disebut sebagai investasi olahraga masa depan yang dapat mempermudah karir seseorang.
Saat pandemi, banyak kaum muda (millenial) berlatih golf untuk berolahraga. Golf disebut sebagai investasi olahraga masa depan yang dapat mempermudah karir seseorang. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Kristina, Senior Sales and Marketing Bukit Darmo Golf Club House Surabaya mengaku banyak peminat golf memang datang dari kalangan anak muda.

"Olahraga golf yang dianggap eksklusif ini bisa meningkatkan kebanggaan bagi pemainnya. Banyak benefit yang bisa didapatkan dengan main golf. Nantinya golf ini juga akan berguna dalam karir mereka di dunia bisnis," kata Kristina.

Kristina menyebutkan, golf merupakan investasi olahraga yang potensial untuk anak muda. Sebab, banyak kegiatan bisnis bahkan dealing tender dilakukan di lapangan golf.

"Selain sehat, gaya hidup juga potensial untuk investasi karir di masa depan. Sekarang sudah waktunya regenerasi para golfer muda. Karena masih sedikit sekali golfer dari kalangan milenial sebelum pandemi ini," pungkasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved