Informasi Jawa Timur Terbaru

Cetak Anak Muda 'Inspiring' Lewat Gelaran Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jawa Timur

Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jawa Timur dihelat untuk menemukan bibit unggul yang mampu menginspirasi anak lain seusianya.

TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA
Peserta Puteri Cilik Jawa Timur 2020, Marsha Niswah Chiara Verin (12) asal Mojokerto. 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jawa Timur dihelat untuk menemukan bibit unggul yang mampu menginspirasi anak lain seusianya.

Gelaran Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jawa Timur ini merupakan seleksi tingkat regional provinsi.

Selanjutnya, peserta yang lolos akan dikirimkan ke tahap nasional mewakili provinsi masing-masing dalam ajang Puteri Cilik Indonesia dan Puteri Remaja Indonesia.

Gelaran yang dilaksanakan pada Februari-Maret 2021 di Jatim ini menyeleksi 100 peserta yang terdiri dari dua kategori usia, yakni 9-12 tahun dan 13-18 tahun.

Baca juga: Pendaftaran Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jawa Timur Sudah Dibuka, Gratis Tanpa Dipungut Biaya!

"Tujuan kami menyelenggarakan ajang ini adalah mencetak anak bangsa yang berkarakter sejak dini. Jadi dalam pemilihan bukan fashion yang dinilai. Melainkan lebih ke personaliti peserta," ujar Derry Dahlan selaku National Director Puteri Cilik Indonesia dan Puteri Remaja Indonesia, Senin (1/3/2021).

Derry Dahlan, Marsha Niswah Chiara Verin, Nunky Jayanti Putri, B. Arif Santoso saat menghadiri acara konferensi pers yang digelar oleh Next Manajement selaku pengelola acara Puteri Cilik Jawa Timur dan Puteri Remaja Jawa Timur, Senin (1/3/2021) di Mercure Grand Mirama Surabaya.
Derry Dahlan, Marsha Niswah Chiara Verin, Nunky Jayanti Putri, B. Arif Santoso saat menghadiri acara konferensi pers yang digelar oleh Next Manajement selaku pengelola acara Puteri Cilik Jawa Timur dan Puteri Remaja Jawa Timur, Senin (1/3/2021) di Mercure Grand Mirama Surabaya. (TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA)

Derry Dahlan menjelaskan, ada empat kategori penilaian yang akan menentukan pemenang ajang tersebut. Pertama soal kecerdasan.

Dalam hal ini, tak cuma kecerdasan secara tekstual yang dinilai. Namun, wawasan yang luas juga menjadi penilaian utama.

"Kedua adalah behavior dan personaliti. Kami akan melihat bagaimana kebiasaan dan kepribadian peserta. Termasuk dalam ia bermedia sosial akan terlihat. Di sini, berbagai pendekatan akan kami lakukan," jelas Derry Dahlan.

Baca juga: Mengintip Gaya Busana Men on Ice Bermotif Tie Dye di Surabaya Fashion Festival 2020

Selain itu, kategori selanjutnya yang tak kalah penting adalah beauty atau kecantikan. Tapi, kecantikan yang ditekankan bukan semata-mata fisik.

"Peserta akan kami nilai bagaimana ia bisa berpenampilan sesuai karakter masing-masing. Bagaimana mereka bisa berpenampilan yang membuat orang tertarik. Jadi tak melulu soal cantik fisik," ujarnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved