Informasi Kesehatan

Mengenal Dua Jenis Vaksinasi HPV untuk Cegah Kanker Serviks, Mana Paling Efektif?

Kanker mulut rahim atau yang sering dikenal kanker serviks merupakan pembunuh terbesar bagi wanita

ISTIMEWA/Dokumentasi Pribadi
Dr. Robert Hunan Purwaka, SpOG, D.MAS, F.MIS (Laparoscopic surgery) 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Penyakit kanker mulut rahim atau yang sering dikenal kanker serviks merupakan pembunuh terbesar bagi wanita.

Bagaimana tidak, kanker yang tergolong tanpa gejala di tahap awal ini memiliki risiko penyembuhan yang rendah jika sudah memasuki stadium akhir.

Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi angka terinfeksi Human Papillomavirus (HPV) penyebab kanker serviks adalah melalui vaksinasi.

Dokter Spesialis Kandungan National Hospital Surabaya, dr Robert Hunan Purwaka, SpOG, D.MAS, F.MIS (Laparoscopic Surgery) mengatakan, vaksin kanker serviks bisa dilakukan sejak perempuan masih berusia remaja.

"Dari usia 11 tahun sudah bisa melakukan vaksinasi untuk virus HPV ini. Namun, disesuaikan dengan aturan yakni usia 11-13 tahun melakukan dua kali vaksinasi atau suntikan," ujar dr Robert pada TribunJatim Wiki.

Baca juga: Pelaku UMKM Viqui Ajak Milenial Kampanyekan Vaksin Melalui Inovasi Kaus Unik

Untuk usia maksimal vaksin HPV dr Robert mengatakan tak ada batasan maksimal. Namun, disarankan sebelum menikah atau sebelum melakukan kontak seksual. Supaya efektivitas vaksin kanker serviks tinggi.

Menurut dr Robert Hunan Purwaka vaksinasi untuk pencegahan kanker serviks ini merupakan solusi terbaik dibandingkan pengobatan pasca terkena kanker.

Terkait vaksinasi sendiri, dr Robert Hunan Purwaka menjelaskan, ada dua jenis vaksin HPV yang tersedia di Indonesia. Vaksin tersebut merupakan jenis vaksinasi yang mengcover beberapa jenis virus.

"Virus penyebab kanker serviks ini sebenarnya ada banyak. Jenisnya sampai puluhan. Tapi vaksin yang ada di Indonesia hanya ada dua jenis disesuaikan dengan jenis virus yang banyak menginfeksi," jelas dr Robert Hunan Purwaka

Baca juga: Resep Membuat Smoothies, Kudapan Sehat untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Penyintas Kanker

Dua jenis vaksin tersebut, lanjutnya, salah satu di antaranya mampu melindungi dari virus penyebab kanker mulut rahim tipe 16 dan 18. Tipe ini disebut paling banyak menginfeksi perempuan Indonesia.

"Tipe 16 dan 18 ini paling banyak ditemukan. Sampai 70 persen kasus disebabkan virus ini," tambahnya.

Sedangkan satu vaksin lainnya, dikatakan dr Robert mampu melindungi lebih banyak, yakni hingga 4 sub tipe virus.

"Vaksin yang kedua ini bisa melindungi dari sub tipe virus 6, 11,16 dan 18," kata dokter.

dr Robert menyampaikan, dari seluruh sub tipe HPV penyebab kanker mulut rahim, baru 7-9 vaksin yang telah ditemukan.

"Dua di antaranya sudah masuk di Indonesia," paparnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved