Pentingnya Edukasi Soal Kesehatan Reproduksi pada Anak Berkebutuhan Khusus

Mengenalkan kesehatan reproduksi pada anak berkebutuhan khusus memerlukan metode khusus.

Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Adrianus Adhi
ISTIMEWA
Kelas Diskusi #Akadmiability yang digelar oleh Yayasan Peduli Kasih ABK bersama Harian Surya dan TribunJatim. 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Mengenalkan kesehatan reproduksi pada Anak Berkebutuhan Khusus memerlukan metode khusus.

Berbeda dengan kebanyakan orang, Anak Berkebutuhan Khusus memerlukan penjelasan dengan metode tertentu.

Hal tersebut diungkapkan oleh dr Eighty Mardiyan Kurniawati, dr. spOG (K) 

Dokter Kandungan dan Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

dr Eighty menuturkan, pengenalan mengenai kesehatan reproduksi pada anak berkebutuhan khusus sudah harus dimulai ketika si anak mulai bersosialisasi.

Baca juga: Perlakuan Anak Berkebutuhan Khusus di Norwegia, Pemerintah Sampai Siapkan Asisten di Kota Madya

"Tahap pengenalan soal kesehatan reproduksi baik itu soal organ, penyakit reproduksi, kesehatan orangan dan mana saja bagian yang boleh dilihat dan tidak boleh dilihat orang lain harus dilakukan sejak dini," kata dr Eighty saat menjadi pembicara di acara Kelas Diskusi #Akademiability yang diselenggarakan oleh Yayasan Peduli Kasih ABK bersama Harian Surya dan TribunJatim.

Tujuannya, kata dr Eighty supaya anak bisa memahami dan menjaga kesehatan di berbagai kondisi, termasuk pada saat pandemi seperti saat ini.

"Kalau perihal kesehatan reproduksi sudah dikenalkan dengan baik sejak dini, anak akan paham dan peka apa saja sih yang harus dilakukan jika kondisi ini atau kondisi itu," ujarnya.

Menurut dr Eighty, kesehatan reproduksi yang harus dijaga tak hanya soal fisik. Lebih dari itu, kesehatan mental juga berpengaruh terutama saat pandemi.

Baca juga: Pameran Bertajuk Harmoni Tanpa Batas, Para ABK Sulap Barang Bekas Jadi Tas Berkualitas

"Pandemi membawa perubahan pada banyak hal. Kalau anak sudah memahami kesehatan reproduksi ia akan lebih mawas diri dalam menjaganya," kata dr Eighty.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved