Aturan Terbaru Perjalanan Kereta Api Per 1 April 2021, Wajib Pakai Hasil Tes Negatif Covid-19

Terkait aturan melakukan perjalanan selama pandemi Covid-19 masih berlangsung, pemerintah mengeluarkan aturan terbaru per 1 April 2021.

ISTIMEWA/PT KAI
Pakai Tes GeNose Rp 20 Ribu, Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Tak Perlu Bawa Surat Rapid dan Swab Lagi 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Terkait aturan melakukan perjalanan selama pandemi Covid-19 masih berlangsung, pemerintah mengeluarkan aturan terbaru per 1 April 2021.

Pemerintah mengeluarkan aturan terbaru terkait perjalanan dalam negeri. Aturan tersebut tertera dalam Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 yang terbit pada Minggu (28/3/2021).

Salah satunya adalah aturan atau seputar syarat perjalanan naik kereta api di masa pandemi Covid-19, diantaranya adalah sebagai berikut :

Kereta Api Brawijaya jurusan Stasiun Gambir ke Stasiun Malang dan sebaliknya mulai dioperasikan kembali per Maret 2021.
Kereta Api Brawijaya jurusan Stasiun Gambir ke Stasiun Malang dan sebaliknya mulai dioperasikan kembali per Maret 2021. (ISTIMEWA/PT KAI)

1. Wajib bukti hasil negatif tes Covid-19

Penumpang perjalanan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes Covid-19 dengan metode tes PCR, rapid test antigen, ataupun tes GeNose C19. Calon penumpang bisa memilih salah satu di antara ketiga metode tes tersebut.

2. Jangka waktu pengambilan sampel

Untuk tes RT-PCR dan juga rapid test antigen, pengambilan sampelnya wajib dilakukan dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara untuk tes GeNose C19 harus dilakukan di stasiun kereta api sebelum keberangkatan dan bisa tes GeNose C19 di stasiun yang telah menyediakan.

3. Pengecualian khusus anak-anak di bawah usia lima tahun tidak diwajibkan melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen atau tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

Baca juga: Kabar gembira, Kini Kereta Api Brawijaya Beroperasi Melayani Rute Stasiun Malang ke Stasiun Gambir

4. Jika hasil tes negatif tapi ada gejala

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved