Pameran Harmoni Tanpa Batas Diharapakan Sandiaga Uno Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Kreatif

Pameran Harmoni Tanpa Batas Diharapakan Sandiaga Uno Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia

Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Adrianus Adhi
ISTIMEWA
Pameran Harmoni Tanpa Batas Diharapakan Sandiaga Uno Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Kreatif 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Sektor ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam perkembangan Indonesia, terutama di masa pandemi seperti saat ini.

Sektor yang bersifat inklusi atau bisa melibatkan siapa saja untuk turut berkontribusi dan berkreasi dalam pengembangan ekonomi ini memerlukan kreativitas dari berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Hal tersebut disampaikan oleh Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Baca juga: Peran Psikiater Anak dan Remaja dalam Menangani Permasalahan Mental ABK dalam Kasus Autisme

Menurutnya, pameran Harmoni Tanpa Batas merupakan suatu upaya yang bisa membantu perkembangan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

"Pameran yang melibatkan Anak Berkebutuhan Khusus sebagai pelaku seni ini tentu memiliki andil besar. Selain membuktikan bahwa para ABK memiliki kapabilitas, pameran ini sekaligus mendorong ekonomi kreatif terus berkembang," kata Sandiaga Uno saat menjadi pembicara di acara penutupan pameran Harmoni Tanpa Batas yang diselenggarakan oleh Yayasan Peduli Kasih ABK bekerja sama dengan Harian Surya dan TribunJatim.

Sandiaga Uno menuturkan, dengan melibatkan para ABK dalam kegiatan pameran karya ini berarti sudah mengajak masyarakat Indonesia di berbagai lapisan untuk turut serta membangun perekonomian.

Baca juga: Pameran Bertajuk Harmoni Tanpa Batas, Para ABK Sulap Barang Bekas Jadi Tas Berkualitas

Gelaran karya Harmoni Tanpa Batas yang menampilkan hasil karya ABK yang bernilai guna dan memiliki nilai jual tinggi ini diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan.

"Semoga bisa menempa harapan, semangat dan jadi momentum kebangkitan ekonomi kreatif Indonesia di tengah pandemi," ucap Sandiaga.

Ia juga berharap, pameran Harmoni Tanpa Batas bisa menjadi agenda rutin tahunan, sehingga memberikan banyak kesempatan bagi ABK lainnya untuk turut serta berkarya.

Sejalan dengan Sandiaga Uno, Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak juga mengapresiasi terselenggaranya pameran Harmoni Tanpa Batas.

Menurut Arumi, pameran seperti ini adalah wadah untuk memberikan hak yang semestinya didapatkan ABK.

"Anak Berkebutuhan Khusus atau saya menyebutnya anak spesial, mereka punya hak sama dengan anak lain. Termasuk dalam pendidikan, pekerjaan dan kesempatan berkarya. Lewat pameran ini salah satu hak tersebut bisa terpenuhi," kata Arumi.

Baca juga: Ria Enes Edukasi ABK Lewat Seni Mengelola Public Speaking Lewat Fans Figure Boneka Susan

Pameran karya Harmoni Tanpa Batas ini menampilkan hasil seni kriya para Anak Berkebutuhan Khusus binaan Yayasan Peduli Kasih ABK.

Ada lebih dari 10 ABK mulai usia 4-48 tahun terlibat dalam pameran ini. Sejak dibuka pada 21 Maret 2021, pameran Harmoni Tanpa Batas mendapatkan apresiasi besar dari masyarakat.

"Hari ini pameran Harmoni Tanpa Batas resmi ditutup. Meski demikian, hasil karya anak-anak tetap bisa dilihat di galeri yayasan kami. Semoga ke depannya, gelaran serupa bisa terlaksana lagi dan lebih baik," pungkas Founder Yayasan Peduli Kasih ABK dr Sawitri Retno Hadiati.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved