Mengatur Mindset Investasi Bahagia Lewat Buku Memilih (Menjadi Investor) Bahagia Karya Wuddy Warsono

Investasi menjadi istilah yang tengah ngetren belakangan ini. Terlihat dari perkembangan trading pasar modal di kalangan anak muda yang semakin naik.

Tangkapan layar acara bedah buku
Acara Bedah Buku 'Memilih (Menjadi Investor) Bahagia' karya Wuddy Warsono, CFA.  

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Investasi menjadi istilah yang tengah ngetren belakangan ini. Terlihat dari perkembangan trading pasar modal di kalangan anak muda yang semakin naik daun, investasi juga semakin meningkat.

Namun, sebelum memutuskan untuk terjun dalam investasi secara lebih lanjut, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, salah satunya mindset atau pola pikir.

Hal tersebut tertuang dalam buku bertajuk 'Memilih (Menjadi Investor) Bahagia' karya Wuddy Warsono, CFA.

Laki-laki yang pernah bekerja di bidang equity sales ini menuangkan pengalaman hidupnya terutama dalam bidang investasi dalam buku tersebut.

Baca juga: Sabet Nominasi 10 Besar Bank Terbaik di Indonesia, Kini PermataBank Resmi Jadi Bank BUKU IV

"Hal pertama yang harus dibenahi oleh investor sebelum terjun adalah mindset atau pola pikir. Sebab, mindset ini akan menentukan bagaimana arah investasi ke depannya," kata Wuddy Warsono penulis buku Memilih (Menjadi Investor) Bahagia saat acara bedah buku, Kamis (8/4/2021).

Lulusan Universitas Widya Mandala ini menuturkan, bukunya menceritakan soal pengalaman hidup sekaligus edukas pada para investor muda.

Investor pemula maupun investor muda disebut masih memiliki waktu yang panjang, sehingga bisa merencanakan sukses lebih dini melalui investasi.

Yang menarik, buku Memilih (Menjadi Investor) Bahagia juga memberikan tips bagaimana menjadi seorang investor yang bahagia.

Menurut pengalaman Wuddy Warsono, ia kerap menemui para pekerja di bidang finansial pasar modal sering terlihat tidak bahagia.

"Di sini dibagikan bagaimana cara menjadi investor yang bahagia dan menikmati proses investasi mereka. Jangan menjadikan bahagia sebuah tujuan, kemudian saat berinvestasi berdarah-darah. Bahagia harus diputuskan kapanpun," kata Wuddy Warsono.

Baca juga: Terinspirasi Perjalanan Seorang Perempuan, Prima Yurie Luncurkan Buku Foto Bertajuk Larung

Oleh karena itu dalam bukunya, Wuddy Warsono menekankan pada para investor yang sering disebutnya cuan troopers untuk memiliki mindset investor bahagia.

Bernadus Wijaya CEO Sucor Securitas yang juga sebagai pembaca buku Memilih (Menjadi Investor) Bahagia mengaku isi buku tersebut sesuai dengan kondisi nyata.

Menurutnya, apa yang dituangkan oleh Wuddy Warsono dalam bukunya memuat hal-hal penting yang memang harus diperhatikan oleh para investor muda.

"Salah satu yang saya highlight adalah soal penataan mindset. Sebab, banyak investor yang menyerah di tengah jalan padahal belum memulai terlalu lama. Karena keadaan pasar yang stagnan. Padahal ada kondisi di mana stagnan akan berubah menjadi progresif," ungkap Bernadus Wijaya.

Mindset dalam berinvestasi, lanjutnya, harus diatur sebelum terjun langsung dalam pasar investasi.

"Buku ini juga diharapkan bisa menjadi tiang pancang pertumbuhan ekonomi melalui investasi. Bisa jadi pedoman bagi para investor muda yang akan mulai memasuki dunia Investasi," paparnya.

Sejalan dengan Bernadus Wijaya, CEO SayaKaya Jessiva Wijaya juga mengatakan buku Memilih (Menjadi Investor) Bahagia bisa menjadi tuntunan bagi para investor pemula.

"Dalam buku ini ada beberapa tema yang bisa dipilih sesuai dengan kondisi yang dialami investor. Bagaimana menentukan arah investasi hingga goal. Sangat relate dengan masalah yang dihadapi sekarang," tuturnya.

Buku Memilih (Menjadi Investor) Bahagia ini sudah dijual secara bebas di beberapa toko buku termasuk Gramedia per 7 April 2021 dan menjadi best seller di beberapa Gramedia daerah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

  • Conny Dio

     
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved