50 Staf Hotel Swiss-Bellin Manyar Surabaya Telah Divaksin, Siap Beri Layanan Terbaik pada Masyarakat

Beberapa staf dan karyawan hotel di Surabaya khususnya, sudah mulai mendapatkan vaksinasi tahap pertama pada awal April 2021.

ISTIMEWA
Vaksinasi yang diterima oleh para staf dan karyawan Hotel Swiss-Bellin Manyar Surabaya yang diselenggarakan di Universitas Surabaya pada awal April 2021. 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah kini telah memasuki sektor pariwisata seperti perhotelan.

Beberapa staf dan karyawan hotel di Surabaya khususnya, sudah mulai mendapatkan vaksinasi tahap pertama pada awal April 2021.

Meski vaksin Covid-19 dilakukan secara bertahap, pihak hotel mengaku senang pemerintah telah merealisasikan vaksinasi gratis di seluruh Indonesia.

"Ini yang kami tunggu-tunggu. Sebagai yang bekerja dalam industri pariwisata terutama hospitality, vaksin adalah sebuah kebutuhan," ujar Jeane Sylvio selaku Sales Manager Swiss-Bellin Manyar Surabaya.

Ditemui di hotel, perempuan yang akrab disapa Jeane ini mengaku telah menerima vaksin pertamanya pada Jumat (2/4/2021) kemarin.

Baca juga: Dua Driver Taksi Ini Beberkan Pengalaman Paska Vaksinasi Covid-19, Tensi Sempat Tak Normal

Selain dirinya, tak kurang dari 50 staf hotel dan karyawan Swiss-Bellin Manyar Surabaya yang juga mendapatkan vaksin Covid-19.

"Kebetulan Swiss-Bellin Manyar Surabaya mendapat jadwal 1-6 April ini. Tidak langsung semuanya satu hari, tapi giliran," katanya.

Vaksinasi yang dilakukan di Universitas Surabaya tersebut diakuinya sebagai langkah aktif menghidupkan kembali sektor pariwisata dan perhotelan.

"Hotel sebagai penyedia jasa akomodasi untuk masyarakat tentu berhubungan langsung dengan mereka. Selain protokol kesehatan hotel, dengan adanya vaksin seperti ini masyarakat tak perlu khawatir. Kami berikan layanan terbaik," ia memaparkan.

Vaksinasi tersebut menurutnya juga akan membawa angin segar dan dampak positif. Terlihat selama awal pandemi hingga pandemi berjalan satu tahun, sektor pariwisata merupakan salah satu yang paling terdampak.

Baca juga: Seberapa Penting Vaksinasi HPV Sebelum Menikah? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kandungan

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved