Ramadan 1442 Hijriah

Kampanyekan #RaihIkhlas di Ramadan 2021, OVO Ajak Masyarakat Pandai Kelola Keuangan

Kampanyekan #Raihikhlas di Ramadan 2021, OVO Ajak Masyarakat Pandai Kelola Keuangan

ISTIMEWA
sebagai platform pembayaran digital dan layanan keuangan menggaungkan kampanye dan inspirasi #RaihIkhlas di bulan Ramadan 2021 ini. 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - OVO sebagai platform pembayaran digital dan layanan keuangan menggaungkan kampanye dan inspirasi #RaihIkhlas di bulan Ramadan 2021 ini.

Tujuannya untuk membantu penggunanya menjalani Ramadan dengan lebih baik melalui fitur-fitur layanannya seperti pembayaran digital termasuk juga fitur donasi, OVO | Proteksi dan OVO | Invest.

“Ramadan menjadi momen introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik, salah satunya menjadi pribadi ikhlas, terlebih lagi dalam kaitannya kita harus kembali menjalani Ramadan di masa pandemi di mana banyak sekali tantangan dan cobaan yang harus kita hadapi dengan hati yang ikhlas," kata Harumi Supit, Head of Corporate Communication OVO.

Salah satu dari tantangan itu, tuturnya, adalah mengenai mengatur keuangan di masa bulan Ramadan. 

Baca juga: Didapuk Ikut Main di Pesbukers New Normal Ramadhan, Harris Vriza Mengaku Sempat Takut

OVO melalui semangat keikhlasan menggaungkan kampanye #RaihIkhlas dalam menerima dan melepaskan kekhawatiran untuk mencapai Hari Kemenangan. 

"Untuk itu, OVO melalui kampanye #RaihIkhlas berupaya untuk mendukung masyarakat pada saat ini melalui kemudahan solusi pembayaran, investasi dan asuransi digital termasuk juga kemampuan untuk menyalurkan sedekah secara online,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, OVO mengumumkan survei perilaku masyarakat Indonesia terkait pengelolaan keuangan di bulan Ramadan dan masa pandemi. 

Adapun tujuan dilakukannya survei ini adalah ingin mengetahui perilaku masyarakat Indonesia dalam pengelolaan keuangan di bulan Ramadan khususnya di masa pandemi.

"Jadi OVO sebagai layanan keuangan dapat membantu masyarakat memberikan solusi dan inspirasi mengatur pengelolaan keuangan yang lebih baik," kata Harumi.

Harumi mengatakan, survei tersebut mengungkap beberapa fakta, antara lain 6 dari 10 orang mengaku sulit mengatur keuangan selama bulan Ramadan, terlebih karena pandemi dimana kebutuhan cenderung lebih banyak.

Baca juga: Kiprah Industri Video Komersial di Tengah Pandemi, Angga Ramadhan : Peluang Besar!

52% orang menggunakan dana darurat (yang ditarik dari tabungan / investasi) guna memenuhi kebutuhan saat Ramadan.

4 dari 10 orang melenceng jauh dari rencana awal terkait perencanaan keuangan saat Ramadan.

43% orang menggunakan seluruh THR-nya untuk kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri.

Hanya 4 dari 10 orang yang menyimpan THRnya untuk tabungan jangka panjang.

50% orang akan tetap memberi THR meskipun tidak dapat bertemu saudara dan kerabat. THR tersebut akan dibagikan melalui transfer.

Tidak mendapat THR menjadi kekhawatiran terbanyak yang dipilih responden terkait Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.

Mayoritas responden memilih untuk menyalurkan THR sebagai hadiah untuk orang lain, kebutuhan sehari-hari, ditabung dan berinvestasi.

Ia memahami tantangan yang begitu besar di bulan Ramadan dan masa pandemi, OVO berharap dengan kampanye #RaihIkhlas dan hasil survei pengelolaan keuangan ini dapat membantu masyarakat Indonesia mengatur kelola keuangan lebih baik.

"Sehingga kita bersama dapat meraih ikhlas, menerima kondisi ini dan terus bersemangat menjalani Ramadan yang khidmat,” tutup Harumi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved