Kenalkan e-Wallet Baru di Surabaya, Yukk Targetkan Market Merchant, UMKM dan Pengguna Lebih Banyak

Kenalkan e-Wallet Baru di Kota Surabaya, Yukk Targetkan Market Merchant, UMKM dan Pengguna Lebih Banyak

Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Adrianus Adhi
TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA
Stevanus Rahardja Co-Founder sekaligus CEO PT Yukk Kreasi Indonesia menunjukkan aplikasi Yukk 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Aplikasi e-Wallet Yukk secara resmi diperkenalkan pada warga Kota Surabaya, Kamis (29/4/2021) malam.

Sistem aplikasi keuangan digital ini didapuk memiliki sederet fungsi yang bisa menggantikan proses transaksi konvensional seperti pembelian hingga pembayaran tagihan.

Ditemui di Pasarame Tunjungan Plaza 6 Surabaya, Stevanus Rahardja, Co-Founder sekaligus CEO PT Yukk Kreasi Indonesia mengatakan, aplikasi keuangan digital tersebut sebenarnya sudah ada sejak 2018 lalu.

"Pertama kali launching pada 2018 tapi hanya di wilayah Jabodetabek, khususnya Jakarta. Tahun ini, kami coba bawa Yukk lebih luas ke daerah. Salah satunya Kota Surabaya ini," ungkap Stevanus seusasi acara pembukaan.

Baca juga: Aplikasi MyBlueBird 5

Stevanus menuturkan, sejak pertama kali diluncurkan pada 2018 hingga saat ini, aplikasi Yukk sudah didownload lebih dari 135 ribu pengguna.

Lebih lanjut ia memperkenalkan fitur yang dapat digunakan dalam aplikasi Yukk, salah satunya adalah fungsi pembayaran pada merchant secara offline.

"Seperti layaknya e-Wallet, Yukk memudahkan dalam transaksi pembayaran di merchant saat belanja, jadi cashless. Tak cuma itu, pembayaran merchant online juga bisa digunakan," papar Stevanus.

Baca juga: Bluebird Resmi Luncurkan Versi Terbaru dari Aplikasi MyBlueBird 5 dengan Beragam Fitur Terbaru

Untuk semakin mengakomodir dan memudahkan pembayaran pengguna, Yukk sudah terintegrasi di beberapa merchant nasional bahkan UMKM lokal.

Hal tersebut dikatakan Stevanus sesuai dengan tujuan Yukk yakni menggandeng sebanyak-banyaknya UMKM dan merchant dengan menciptakan ekosistem baru menghubungkan dunia bisnis dan digital.

"Kami juga berkeinginan untuk membantu UMKM melalui platform ini. Sejauh ini total sudah ada 100 brand baik UMKM maupun merchant yang masuk melalui Apkrindo," ungkap Stevanus.

Stevanus berharap, melalui aplikasi e-Wallet tersebut pihaknya mampu memenuhi ekspektasi pengguna dan mewujudkan tujuan menggabungkan bisnis dan digital.

"Semoga Yukk ini tidak mengecewakan pengguna dan bisa membantu program pemerintah terutama terkait ekonomi dan bisnis," pungkasnya.

Beberapa transaksi yang dapat dilakukan di aplikasi Yukk saat ini di antaranya transaksi cashless, pembayaran tagihan, pembayaran listrik, air dan gas, pembelian pulsa dan paket data hingga voucher game dan transaksi makanan.

Ke depannya Yukk akan dikembangkan untuk memiliki kapasitas transfer ke bank lain untuk menunjang fitur dan kebutuhan para pengguna.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved