Lenmarc Kampanyekan Alat Pelindung Diri Sederhana Lewat Lomba Menghias Face Shield

Lenmarc Mall Surabaya bekerja sama dengan Dennis Promotion Management menggelar lomba menghias face shield.

TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA
Lomba menghias face shield dalam rangka kampanye alat pelindung diri sederhana yang digelar oleh Lenmarc Mall Surabaya bekerja sama dengan Dennis Promotion Management, Minggu (2/5/2021). 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Memakai alat pelindung diri seperti masker menjadi kebutuhan saat pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Alat pelindung diri tersebut diharapkan mampu mencegah penularan virus corona yang bisa masuk melalui mulut atau hidung.

Tak hanya masker, alat pelindung diri sederhana lainnya yang bisa dipakai adalah face shield. Selain mencegah masuknya virus dari hidung dan mulut, face shield bisa menutup hampir seluruh wajah.

Berangkat dari hal tersebut, Lenmarc Mall Surabaya bekerja sama dengan Dennis Promotion Management menggelar lomba menghias face shield.

Baca juga: Kenalkan Budaya Chinese New Year Lewat Imlek Fashion Competition di Lenmarc Mall Surabaya

Tujuannya, supaya semakin banyak yang aware tentang penggunaan face shield di beberapa kondisi.

"Acara ini sekaligus mengampanyekan face shield sebagai alat pelindung diri sederhana selain masker. Face shield bisa dipakai di acara tertentu seperti ketika show atau acara lain untuk mencegah penularan virus," ungkap Kukuk F. Soeharno Marketing Communications Manager Lenmarc Mall Surabaya, Minggu (2/5/2021).

Lomba face shield tersebut diikuti oleh 30 peserta dengan dua kategori, anak dan remaja. Mereka menghias face shield yang sudah disediakan oleh pihak Lenmarc Mall Surabaya.

"Kategorinya dua, anak usia 6-10 tahun dan remaja 11-15 tahun. Face shield kami siapkan, jadi peserta hanya membawa peralatan yang dipakai untuk menghias saja," kata Kikuk.

Baca juga: Halloween Makeup and Fashion Parade Lenmarc Mall Surabaya, Ajak Peserta Ekspresikan Diri

Untuk konsep menghias face shield, Kukuk mengatakan tak ada tema khusus. Ia membebaskan para peserta untuk berkreasi.

"Mau dihias seperti apapun boleh. Bebas. Namun harus disesuaikan dengan busana. Karena face shield tersebut akan dikenakan saat mereka fashion show," ujar Kukuk.

Terkait penilaian, Kukuk menjelaskan ada tiga indikator yang menentukan. Yakni soal kerapian hiasan, keserasian kostum dan manfaatnya.

"Seperti yang saya sampaikan bahwa face shield ini akan mereka pakai saat show. Jadi keserasian dengan busana jadi indikator penilaian penting," kata Kukuk.

"Dari segi manfaat, hiasan yang mereka buat tidak boleh mengurangi fungsi face shield. Misal hiasannya tidak boleh menutupi wajah sehingga sulit melihat atau mengurangi fungsi perlindungan," imbuhnya.

Mishel Shelina (9) salah satu peserta kategori anak mengaku tertarik mengikuti acara tersebut karena mengasah kreativitas.

Ia mengatakan, dengan mengikuti ajang dan perlombaan juga bisa menambah pengalamannya.

"Senang ikut seperti ini karena bisa menambah pengalaman. Menghias face shield juga akan mengasah kreativitas saya," pungkasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved