Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jatim Peragakan Busana Berkonsep Heritage Indonesia di Ramadan Night

Hal tersebut menginspirasi Next Management sebagai regional director Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jawa Timur 2021 menggelar charity.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Puteri Cilik & Puteri Remaja 2021 saat memperagakan busana berkonsep Heritage Indonesia karya desainer dari Etnura dalam acara charity Ramadan Night yang digelar oleh Next Management di Surabaya Suite Hotel, Sabtu (1/5/2021). 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Selama bulan Ramadan, banyak orang berlomba-lomba dalam kebaikan, termasuk berbagi dengan sesama.

Hal tersebut menginspirasi Next Management sebagai regional director Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jawa Timur 2021 menggelar charity bersama para finalis.

Ditemui di Surabaya Suite Hotel, Nunky Jayanti Putri salah satu Founder Next Management mengatakan, ia ingin mengajak para finalis Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jatim untuk berbagi.

"Mengajak para puteri untuk bersyukur dengan menggelar charity bersama panti asuhan Ar Rahman dan Ar Rahim ini. Sekaligus kami kerja sama dengan para orangtua untuk terlibat langsung," ungkap Nunky Jayanti Putri, Sabtu (1/5).

Baca juga: Menggali Bakat Anak Lewat Ajang Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jatim 2021

Nunky mengatakan, ia ingin para finalis memiliki jiwa sosial yang tinggi dengan mengikuti acara tersebut.

"Karena menjadi putri tidak hanya cantik dan cerdas tapi juga harus memiliki jiwa sosial dan mampu bersosialisasi dengan baik di masyarakat," paparnya.

Selain melakukan acara charity, para finalis Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jatim juga melakukan fashion show busana karya desainer kenamaan.

Mereka berlenggak lenggok di atas panggung memeragakan busana bernuansa putih dan beberapa koleksi batik hasil karya desainer Etnura Fashion Indonesia.

Baca juga: Cetak Anak Muda Inspiring Lewat Gelaran Puteri Cilik dan Puteri Remaja Jawa Timur

Salah satu desainer Etnura, Tekno Wiroyudho mengaku bangga bisa turut berpartisipasi dalam gelaran Ramadan Night.

"Kami para desainer Etnura tentunya senang dan bangga karya kami bisa dikenakan oleh finalis ajang pencarian bakat bergengsi di Indonesia," ujar Tekno.

Tekno menuturkan, ada 9 koleksi yang dibawa dalam Ramadan Night tersebut, di mana kesemuanya merupakan dress.

"Untuk koleksi yang dikenakan oleh Puteri Cilik Jatim tadi merupakan koleksi khusus Ramadan. Jadi semuanya berwarna putih karena lekat dengan Ramadan," jelasnya.

Sedangkan koleksi lain yang tak kalah menarik adalah batik yang dikenakan para finalis Puteri Remaja Jatim.

Menurut Tekno, busana batik yang mereka kenakan terdiri dari motif batik di berbagai daerah.

Baca juga: Pemilihan Putera Puteri Pariwisata Jatim Peragakan Batik Daerah, Ada Ringin Contong dari Jombang

"Mengusung konsep heritage Indonesia, busana yang kami tampilkan merupakan batik khas Nusantara. Karena Etnura memang identik dengan busana etnik. Batiknya beragam ada yang dari Pamekasan, Tuban, hingga Bojonegoro. Karena memang ini busana rancangan beberapa desainer berbeda," urainya.

Untuk warna-warna yang ditampilkan, Tekno memilih warna cerah dan full colour yang sesuai dengan karakter anak muda.

"Warna memang kami buat full colour, cerah tapi tetap netral. Jadi mau dipadupadankan juga bisa. Konsep busana heritage Indonesia ini juga merupakan koleksi ready to wear yang bisa dipakai acara daily," pungkasnya.

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved