Murid Sekolah Islam Shafta Ikuti Khotmil Qur'an dan Pondok Ramadan dengan Protokol Kesehatan Ketat

Selama bulan Ramadan, tadarus Al Qur'an menjadi salah satu kegiatan rutin yang selalu dilakukan.

Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Adrianus Adhi
ISTIMEWA
Peserta didik SMP dan SMA Sekolah Islam Shafta Surabaya mengikuti Khotmil Qur'an dalam rangka Pondok Ramadan 1442 H dan Nuzulul Qur'an, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Selama bulan Ramadan, tadarus Al Quran menjadi salah satu kegiatan rutin yang selalu dilakukan.

Di bulan yang penuh berkah, banyak orang berlomba-lomba dalam mencari keberkahan, salah satunya memperbanyak membaca Al Quran.

Hal tersebut juga dilakukan oleh peserta didik SMP dan SMA Sekolah Islam Shafta. Para murid sekolah menengah ini menyimak bacaan Al Qur'an dengan khidmad saat mengikuti Khotmil Qur'an di Sekolah Islam Shafta Jalan Lontar Surabaya, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Sudah Divaksin, Guru SMP-SMA Sekolah Islam Shafta Siap Sambut Murid Baru dan Kelas Tatap Muka

Kegiatan Khotmil Qur'an tersebut melibatkan para penghafal Al-Qur'an. Dilaksanakan dalam rangka kegiatan Pondok Ramadan 1442 H dan Nuzulul Quran.

Ketua Yayasan Al-Insanul Kamil Surabaya (Sekolah Islam SHAFTA), Ahmad Nashruddin mengatakan, program Khotmil Qur'an ini merupakan agenda rutin yang selalu digelar tahunan.

Tak cuma menyeselaikan pembacaan Al Quran, kegiatan ini juga merupakan representasi yang mana selama ini peserta didiknya dalam 3 tahun ditarget bisa menghafalkan 10 juzz Al Quran

"Sehingga kualitas lulusan Shafta menjadi insan yang mulia ditengah-tengah masyarakat," ungkapnya.

Disamping acara Khotmil Quran, Sekolah Islam Shafta Surabaya juga menggelar Pondok Ramadan yang biasa dilaksanakan setiap memasuki bulan puasa.

"Pondok Ramadan ini berisi berbagai kegiatan yang bertujuan untuk melatih siswa supaya terbiasa melakukan kegiatan meski sedang berpuasa," kata Ahmad Nashruddin.

Menurutnya, dengan mengikuti Pondok Ramadan, para siswa akan mendapatkan ilmu pengetahuan tentang agama yang lebih mendalam.

"Karena kami isi kegiatan Pondok Ramadan ini dengan kajian-kajian keagamaan. Tak cuma itu, siswa juga dilatih jiwa sosialnya dengan berbagi takjil dan sembako pada masyarakat," paparnya.

Karena digelar selama pandemi, kegiatan Khotmil Qur'an dan Pondok Ramadan di Sekolah Islam Shafta menerapkan protokol kesehatan ketat.

Setiap peserta didik maupun guru dan staf bertugas diwajibkan menggunakan masker. Sebelumnya, semua yang hadir akan dilakukan cek suhu terlebih dahulu dan diarahkan untuk mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

"Protokol kesehatan kami kawal ketat. Ditambah para guru sudah divaksin, jadi murid tidak perlu khawatir lagi. Kami siap menyambut pembelajaran dengan protokol kesehatan ketat," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved