Peringati Hari Pendidikan Nasional Lewat Launching Program Merdeka Belajar

Peringati Hari Pendidikan Nasional Lewat Launching Program Merdeka Belajar dan Donasi

ISTIMEWA
Para peserta Merdeka Belajar 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Alit Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Anak Bangsa Bisa melaunching program pendidikan Bersama Cerdas Merdeka Belajar.

Dalam program pendidikan tersebut Yayasan Anak Bangsa Bisa mendonasikan 94 perangkat komputer dan 19 laptop untuk membantu menyokong pendidikan 717 anak dan remaja di berbagai wilayah.

Ada 10 lokasi dalam tiga provinsi yang mendapatkan donasi perangkat penunjang pendidikan tersebut, di antaranya Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Pendiri Yayasan Alit Indonesia, Yuliati Umrah mengatakan, Bersama Cerdas Merdeka Belajar adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap hambatan yang dilalui para murid saat melakukan sekolah daring.

"Sekolah daring yang dilakukan jarak jauh membutuhkan perangkat yang memadai. Sayangnya, masih banyak anak-anak kita yang belum memiliki fasilitas tersebut. Ini tentunya jadi kendala," ungkap Yuliati Umrah dalam acara bertajuk 'Peluncuran Program dan Diskusi Literasi Digital Pengembangan Daya Generasi Muda Desa', Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Murid Sekolah Islam Shafta Ikuti Khotmil Quran dan Pondok Ramadan dengan Protokol Kesehatan Ketat

Acara yang digelar sekaligus dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei ini bertujuan untuk menginformasikan bahwa masih banyak anak sekolah yang membutuhkan bantuan.

"Anak-anak yang tinggal di pinggir lintasan kereta api misalnya. Atau anak-anak di lereng pegunungan seperti Bromo masih banyak yang tidak memiliki fasilitas penunjang pendidikan daring. Maka dari itu kami bergerak untuk memberikan bantuan," Yuliati Umrah memaparkan.

"Dengan bantuan ini anak diharapkan tidak kesulitan mengikuti pelajaran daring dengan adanya komputer dan laptop," imbuhnya.

Berbicara soal program Merdeka Belajar yang dilaunching bersama Yayasan Anak Bangsa Bisa, Yuliati memberikan pandangannya.

Merdeka Belajar menurutnya merupakan proses belajar yang tidak harus dilakukan secara formal di dalam kelas. Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved