Pasca Larangan Mudik Lebaran 2021, Berikut Aturan Baru Naik Kereta Api Jarak Jauh

Masa larangan mudik Lebaran 2021 telah berakhir sejak 17 Mei, namun pengetatan mudik masih berlangsung sampai 24 Mei mendatang.

ISTIMEWA/PT KAI
Pasca larangan mudik Lebaran 2021 PT KAI terapkan aturan khusus bagi penumpang kereta api jarak jauh 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Masa larangan mudik Lebaran 2021 telah berakhir sejak 17 Mei, namun pengetatan mudik masih berlangsung sampai 24 Mei mendatang.

Untuk itu, PT KAI Daop 9 Jember kembali mengoperasikan beberapa kereta jarak jauh.

Tujuh kereta api jarak jauh di Daop 9 kembali dioperasikan dan tiketnya sudah dapat dipesan di aplikasi KAI Access, Web KAI, dan seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Vice President PT KAI Daop 9 Jember, Broer Rizal mengatakan, pelanggan kereta api jarak jauh tidak perlu lagi menyertakan surat izin perjalanan.

"Namun, penumpang masih harus melampirkan surat keterangan bebas Covid-19 berupa surat keterangan negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau GeNose C19 yang diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam," ujar Broer Rizal.

Baca juga: Selama Larangan Mudik Lebaran, PT KAI Tetap Layani Pembelian Tiket Kereta Api Jarak Jauh

Untuk membantu melengkapi syarat surat bebas Covid-19 tersebut, lanjut Broer Rizal, KAI menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp 85 ribu di 2 stasiun, yakni Stasiun Jember dan Stasiun Ketapang serta pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp 30 ribu di 4 stasiun, Stasiun Probolinggo, Jember, Kalisetail dan Ketapang.

"Mulai 18 Mei 2021 pula, calon penumpang yang tidak dapat menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau GeNose C19, tidak memakai masker, atau penumpang reaktif/positif, maupun didapati suhu tubuhnya diatas 37,3 derajat celcius pada saat boarding, maka tiketnya akan dikembalikan 100 persen," Broer Rizal menjelaskan.

Selama periode 6-17 Mei 2021 terdapat total 321 calon penumpang yang ditolak berangkat dikarenakan berkas-berkas persyaratannya tidak sesuai, Ada yang tidak membawa surat izin perjalanan yang sesuai dan tidak membawa berkas surat bebas Covid-19 yang berlaku.

Baca juga: Berikut Dereta Kereta Api Lokal dan Jarak Jauh yang Masih Beroperasi selama Larangan Mudik

Perjalanan KA Jarak Jauh pada masa peniadaan mudik dioperasikan untuk menyediakan konektivitas bagi orang-orang yang dikecualikan sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah.

"Pada masa peniadaan mudik KAI Daop 9 Jember hanya mengoperasikan 3 KA Jarak Jauh per hari. Seluruh operasional kereta api berjalan dengan lancar dan pelayanan baik di stasiun maupun kereta api juga berjalan tertib," ujar Broer.

Proses pembatalan dilakukan di loket stasiun pembatalan dan melalui Contact Center 121. Pembatalan dapat dilakukan di semua loket stasiun penjualan.

Info selengkapnya terkait aturan naik KA Jarak Jauh pada masa pandemi Covid-19, pelanggan dapat menghubungi Customer Service, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

"KAI mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi aturan dan persyaratan yang ditetapkan selama masa peniadaan mudik. Terus terapkan protokol kesehatan secara konsisten dan disiplin untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutup Broer Rizal.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved