Pentingnya Pandampingan selama Pandemi pada ABK, Edukasi Soal Prokes Secara Bertahap

Pandemi Covid-19 berjalan dua tahun lamanya dan belum berakhir. Oleh karena itu, penerapan protokol kesehatan tak boleh lengah.

ISTIMEWA
Pentingnya pendamping dan edukasi soal protokol kesehatan pada anak ABK selama pandemi. 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Adanya pandemi Covid-19 berjalan dua tahun lamanya dan belum berakhir. Oleh karena itu, penerapan protokol kesehatan tak boleh lengah.

Penerapan protokol kesehatan terutama pada anak memerlukan pendampingan, terutama Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK.

Prof. Dr. C.A. Nidom, drh, Ms atau yang akrab disebut Prof Nidom Dosen dan Peneliti mengatakan, risiko penularan Covid-19 saat ini masih cukup besar.

Mengingat persebaran Covid-19 yang makin meluas dan vaksinasi masih dalam tahap penyaluran secara bergiliran.

Baca juga: Peran Psikiater Anak dan Remaja dalam Menangani Permasalahan Mental ABK dalam Kasus Autisme

"Karena risiko penularan virus masih cukup besar, maka peran orangtua dan keluarga sangat penting dalam mendampingi anak. Tak hanya mengedukasi soal bahaya Covid-19 tapi juga bagaimana mencegahnya," kata Prof Nidom saat mengisi Kelas Diskusi #Akadmiability yang diselenggarakan oleh Yayasan Peduli Kasih ABK bersama Harian Surya dan TribunJatim Network.

Menurut Dr. Nidom, anak lebih mudah abai terhadap aturan-aturan yang diterapkan, seperti protokol kesehatan. Orangtua di sini memiliki peranan penting untuk selalu mengawal anak.

"Jangankan anak ABK, anak biasa pada umumnya saja banyak yang suka abai soal Prokes. Seperti masker, gampang diletakkan di sembarang tempat. Padahal bisa saja tempat itu ada virusnya," kata Prof Nidom.

Maka dari itu, Prof Nidom mengimbau orangtua untuk melakukan edukasi protokol kesehatan secara bertahap.

Baca juga: Ria Enes Edukasi ABK Lewat Seni Mengelola Public Speaking Lewat Fans Figure Boneka Susan

"Misal soal memakai masker, orangtua bisa mencontohkan dan mengajak anak. Orangtua juga harus mengawasi anak selama di luar apakah masker itu selalu dipakai. Diingatkan kalau dilepas supaya anak terbiasa," ungkapnya.

"Orangtua memegang peranan central di rumah. Orangtua dan keluarga harus memahami transmisi penularan Covid-19 supaya bisa mendampingi dan mengawal anak," tambahnya.

Orangtua, lanjut Prof Nidom, pertama kali harus mengenal jenis virus corona dan transmisi penularannya dan bagaimana virus ini akan bermutasi.

"Kalau orangtua sudah mengerti seluk beluk virus, transmisi penularannya hingga pencegahan, maka orangtua akan lebih mudah mengedukasi anak," jelas Dr. Nidom.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved