Sejarah Candi Ngetos sebagai Situs Pemakaman Raja Hayam Wuruk dari Majapahit

Candi Ngetos merupakan situs bersejarah yang terletak 17 kilometer ke arah selatan Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

TRIBUNNEWSWIKI.COM/MELIA.LUTHFI.HUSNIKA
Situs Candi Ngetos di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, NGANJUK - Candi Ngetos merupakan situs bersejarah yang terletak 17 kilometer ke arah selatan Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Terletak di Desa Ngetos dan Kecamatan Ngetos, situs Candi Ngetos ternyata menyimpan sejarah yang tak banyak orang tahu.

Kawasan Candi Ngetos disebut para ahli dibuat pada abad XV atau abad ke-15 di mana saat itu Kerajaan Majapahit tengah berkuasa.

Situs yang berada di samping aspal jalan raya ini sangat mudah dijumpai. Panjang Candi Ngetos sekitar 9,1 meter dengan tinggi keseluruhan mencapai 10 meter.

Baca juga: Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang

Pembangunan candi ini diperkirakan sebagai kawasan pemakaman Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit.

Sayangnya, Candi Ngetos yang memiliki nilai sejarah ini kini fisiknya mulai rusak. Pada beberapa bagian, bangunan Candi Ngetos terlihat sudah mulai hilang.

Seperti candi pada umumnya, Candi Ngetos juga memiliki ukiran relief serta arca di dalamnya.

Fisik candi yang kurang terawat membuat beberapa relief dan arcanya juga rusak dan hilang sebagian.

Baca juga: Cerita Rakyat Jawa Timur, Mitos Air Terjun Coban Rondo, Pulang atau Putus

Mulanya, Candi Ngetos memiliki empat bagian relief, namun sekarang hanya tinggal satu relief. Sedangkan sisanya sudah hancur. Bahkan, pigura alasa Candi Ngetos atau subasemennya juga sudah tidak ada.

Pada bagian luar candi sudah tidak ditemui arca. Namun masyarakat mempercayai bahwa di dalam bangunan candi terdapat dua arca yang terbuat dari kuningan.

Menurut cerita rakyat yang beredar, Candi Ngetos dibangun atas prakarsa Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit yang menginginkan bangunan candi tersebut menjadi tempat penyimpanan abu jenazahnya.

Sebab, kawasan Candi Ngetos yang terletak di Ngetos ini masih merupakan wilayah Kerajaan Majapahit yang menghadap langsung ke Gunung Wilis dan seakan-akan disamakan dengan Mahameru.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved