Distribusi Logistik Lebih Mudah dengan Integrasi Layanan Kereta Api dan Pelabuhan

Distribusi Logistik Lebih Mudah dengan Integrasi Kereta Api dan Pelabuhan

Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Adrianus Adhi
ISTIMEWA/PT KAI
KA Barang Peti Kemas 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Sebagai upaya efisiensi pendistribusian logistik antar daerah dan pulau, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bekerja sama dengan pelabuhan.

Hal ini diwujudkan melalui konektivitas lajur kereta api yang dapat langsung beroperasi ke pelabuhan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) meresmikan perjalanan KA Barang Peti Kemas dengan rangkaian 10 gerbong berkapasitas 20 TEUs dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Stasiun Pasoso, Jakarta.

Perjalanan perdana tersebut diresmikan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo bersama Direktur Utama Pelindo III Boy Robyanto dan Direktur Utama TPS Dothy.

Dengan terbangunnya konektivitas jalur kereta api ke Pelabuhan Tanjung Perak tersebut, maka distribusi logistik menjadi lebih efisien.

Baca juga: Pasca Larangan Mudik Lebaran 2021, Berikut Aturan Baru Naik Kereta Api Jarak Jauh

Integrasi jalur KA dan pelabuhan ini merupakan salah satu wujud implementasi MoU antara KAI dan Pelindo III sebagai induk usaha Terminal Petikemas Surabaya yang dilakukan pada November 2020 lalu.

“Kami atas nama KAI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pelindo III dan TPS atas semangat kolaborasi ini mewujudkan sinergi dalam bentuk konektivitas antara angkutan kereta api dan pelabuhan,” ujar Dirut KAI Didiek Hartantyo.

Didiek mengatakan reaktivasi angkutan logistik ini merupakan milestone yang sangat penting, di mana dengan diaktifkannya kembali pengoperasian angkutan logistik kereta api dari dan menuju terminal petikemas ini dapat memberikan nilai lebih untuk industri logistik dan kepelabuhanan nasional sebagai value creator dan membuat lebih kompetitif.

Baca juga: Selama Larangan Mudik Lebaran, PT KAI Tetap Layani Pembelian Tiket Kereta Api Jarak Jauh

“Reaktivasi jalur kereta api yang terintegrasi dengan Terminal Petikemas Surabaya selaras dengan visi KAI yaitu menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia,” ujar Didiek.

Jalur Terminal Petikemas Surabaya menuju Stasiun Kalimas kembali diaktifkan setelah terakhir beroperasi pada 30 Maret 2016. KAI telah melakukan berbagai persiapan sebelum jalur itu dinyatakan laik operasi, diantaranya pembongkaran material yang menutupi jalan rel, penggantian wesel dan bantalan rel baru, serta memperbaiki posisi rel.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved