Dinobatkan Sebagai Queen of Dangdut, Happy Asmara Justru Mengaku Itu Bukan Cita-citanya

Happy Asmara merupakan penyanyi dangdut asal Jawa Timur yang sukses meniti karir.

Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Adrianus Adhi
ISTIMEWA
Happy Asmara 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Happy Asmara merupakan penyanyi dangdut asal Jawa Timur yang sukses meniti karir.

Meski karirnya bisa dibilang naik daun, Happy Asmara mengaku menjadi penyanyi dangdut bukan cita-citanya.

Perempuan berusia 21 tahun tersebut mengatakan, basic yang ia miliki sebelumnya bukanlah sebagai penyanyi dangdut.

"Kalau aku sih yang penting berkarya saja. Karena basicnya dulu, aku memang bukan penyanyi dangdut. Malahan aku gabung grup rock waktu SMP," terang Happy dalam wawancara virtual yang digelar Indosiar.

Proses perpindahan genre itu, diceritakan Happy tidak ditempuh dalam waktu singkat.

"Waktu kuliah, baru genrenya berubah. Karena tujuannya waktu itu tetap ingin berkarya," ujarnya.

Baca juga: Mengenal Sosok Habibie Afsyah Penderita Muscular Dystrophy, Andalkan Ingatan dan Kini Jadi Konsultan

Karena semangat itu, yang kemudian membuat Happy mulai membuat lirik dan notasi. Saat itu, ia tak memikirkan lirik yang susah. Semuanya cukup berkaca pada kisah cinta yang ia jalani, maupun temannya.

Penggemar Didi Kempot itu juga menjelaskan bagaimana sebutan Queen of Ambyar itu mulai disematkan padanya.

"Sebetulnya kalau dibilang pingin jadi the next-nya siapa, jujur nggak ada. Termasuk saat mendapat sebutan dari Lord Didi," jelas Happy.

Baca juga: Mengenal Sosok Putri Indonesia 2020, Alumnus Fakultas Hukum yang Berjiwa Sosial Tinggi

Happy mengatakan, saat itu memang mereka sedang ada di acara yang sama. Semua bintang tamu yang datang, laki-laki. Happy menjadi perempuan satu-satunya.

"Maka itu dijuluki Queen of Ambyar. Karena di panggung itu saya sendirian," imbuhnya.

Sebutan itu, juga tidak asal disematkan saja. Hal itu lantaran banyak karya-karya yang dibuat Happy Asmara, bernada galau.

"Salah satunya ya lagu 'Tak Ikhlasno' itu. Lagu itu sebetulnya nggak sengaja diciptakan. Tapi ternyata waktu survey pasar, banyak yang apresiasi dan dinilai cocok dengan karakter Happy," pungkasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved