Kain Batik Karya Pengrajin Turun Temurun di Kampoeng Batik Tulis Jetis, Berciri Khas Warna Menyala

Kain Batik Karya Pengrajin Turun Temurun di Kampoeng Batik Tulis Jetis, Berciri Khas Warna Menyala

Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Adrianus Adhi
SURYA/SUGIHARTO
Kain Batik Karya Pengrajin Turun Temurun di Kampoeng Batik Tulis Jetis, Berciri Khas Warna Menyala 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan adalah kain batik.

Berbagai motif kain batik tersebar di Indonesia. Dibuat secara berbeda, tak mengurangi esensi kain batik sebagai warisan Nusantara.

Seperti yang dibuat di Kota Sidoarjo, kain batik terutama batik tulis tradisional hingga kini masih terpelihara dengan baik, salah satunya keberadaan Kampoeng Batik Tulis Jetis, Sidoarjo

Dikenal kampoeng batik tulis, karena sebagian besar warga Kelurahan Jetis Kecamatan Sidoarjo ini adalah perajin kain batik.

Mereka juga menjual langsung karya karyanya di rumah masing masing. Karena itu, kawasan ini dikukuhkan sebagai Kampoeng Batik Tulis Jetis, Sidoarjo.

Masuk kampung Jetis, mulai dari gapura depan hingga sepanjang jalan hampir dipenuhi dengan toko yang menjual kain batik. Bahkan sekarang bukan hanya kain batik hasil produksi sendiri, sebagian juga menjual busana muslim, seperti gamis, kaftan dan busana muslim lainnya.

Baca juga: Boboliem, Perancang Busana Berusia 12 Tahun yang Suka Desain Baju Unik

Salah perajin kain batik yang sudah turun temurun adalah Batik Namiroh. “Saya generasi kedua, mulai ada sejak Tahun 1953,” kata Ratna Tutik Mufida, perajin kain batik.

Di rumahnya Jetis RT13 RW03, setiap hari ada sekitar 30 an orang yang bekerja membuat kain batik dari proses awal hingga membatik.

“Sebagian mereka membawa pulang dan membatik di rumahnya, sebagian kerja disini,” kata Tutik, yang mewarisi perajin kain batik dari orangtuanya,

Menurutnya kain batik di kawasan Jetis ini timbul tenggelam, dalam ingatannya baru Tahun 2008 kampung kain batik Jetis ini mulai terangkat kembali. “Saat itu para pegawai negeri diwajibkan untuk memakai baju batik jadilah mereka membeli kain dan pesan kain batik disini,” ungkapnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved