Kain Batik Karya Pengrajin Turun Temurun di Kampoeng Batik Tulis Jetis, Berciri Khas Warna Menyala

Kain Batik Karya Pengrajin Turun Temurun di Kampoeng Batik Tulis Jetis, Berciri Khas Warna Menyala

SURYA/SUGIHARTO
Kain Batik Karya Pengrajin Turun Temurun di Kampoeng Batik Tulis Jetis, Berciri Khas Warna Menyala 

Dari alun alun Sidoarjo, Kampung Batik ini berada di sisi Selatan sekitar 10 menit perjalanan dengan kendaraan.

Cerita yang ada, kampoeng batik tulis ini konon kala itu ada seorang yang masih keturunan raja dikejar-kejar penjajah dan lari ke sidoarjo.

Namun sampai sekarang belum ada siapa sebenarnya dan dari kerajaan mana pria yang menyamar sebagai pedagang, yang dikenal sebagai Mbah Mulyadi tersebut yang makamnya masih ada di komplek masjid.

Selanjutnya bersama para pengawalnya, Mbah Mulyadi mengawali berdagang di Pasar Kaget yang kini dikenal dengan nama Pasar Jetis.

Selain mengajar mengaji, di kampung ini Mbah Mulyadi juga memberikan pelatihan keterampilan membatik.

Hingga sekarang lambat laun makin banyak masyarakat setempat yang membuka rumah produksi batik.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved