Kisah Sukses Owner Lazizaa, Dua Kali Gagal Bangun Bisnis hingga Punya 50 Gerai di Indonesia

Yudha Setiawan Owner Restoran Cepat Saji Lazizaa mengaku sempat gagal membangun bisnis kuliner.

Penulis: melia luthfi.husnika
Editor: Adrianus Adhi
ISTIMEWA
Yudha Setiawan owner restoran cepat saji Lazizaa ayam goreng 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Yudha Setiawan Owner Restoran Cepat Saji Lazizaa mengaku sempat gagal membangun bisnis kuliner.

Tak hanya sekali, laki-laki asal Surabaya itu sudah dua kali gagal membangun bisnis kuliner sebelumnya.

Mulanya, Yudha Setiawan adalah pemilik bisnis pulsa yang kemudian mencoba peruntungan bisnis kuliner pada tahun 2013.

"Sebagai permulaan dulu saya coba gabung dengan waralaba fried chicken lokal di daerah Malang. Mencoba peruntungan di bidang kuliner," kata Yudha Setiawan, CEO PT Lazizaa Rahmat Semesta.

Namun sayangnya, bisnis kuliner waralaba yang ia geluti di tahun pertama tersebut kandas. Bisnisnya hanya bertahan satu tahun.

Tak menyerah, Yudha Setiawan kembali mencoba peruntungannya menggeluti bisnis kuliner dengan membuka kedai fried chicken di Kota Surabaya.

Baca juga: Kisah di Balik 16 Tahun Kesuksesan Cincau Station, Bermula dari Resep Sederhana Ibu

"Tapi masih tetap sama. Kedai tersebut tidak bertahan lama. Hanya 6 bulan kalau tidak salah," ungkap Yudha

Ia mengatakan, kegagalannya dalam bisnis kuliner tersebut tidak merontokkan semangat Yudha untuk mencoba hal baru.

Meski gagal dua kali, Yudha Setiawan merasa optimistis bahwa dirinya suatu saat bisa membangun bisnis kuliner sendiri.

Terbukti, berbekal ilmu wirausaha dan berbagai peralatan yang ia miliki di bisnis sebelumnya, Yudha memberanikan diri untuk kembali membuka restoran fried chicken.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved