Berikut Daftar Kereta Api Lokal dari Surabaya yang Tetap Beroperasi selama PPKM Darurat

Perjalanan kereta api lokal dari Surabaya sempat dihentikan beberapa waktu lalu saat penetapan PPKM Darurat pada 3 Juli 2021

ISTIMEWA/PT KAI
Berikut daftar kereta api lokal yang masih beroperasi selama PPKM Darurat 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Perjalanan kereta api lokal dari Surabaya sempat dihentikan beberapa waktu lalu saat penetapan PPKM Darurat pada 3 Juli 2021.

Melihat kebutuhan moda transportasi kereta api yang cukup tinggi, PT KAI Daop 8 Surabaya akhirnya menjalankan kembali beberapa kereta api lokal dengan rute tertentu mulai 12 Juli 2021 kemarin.

Namun, perjalanan kereta api lokal masa PPKM Darurat ini diperuntukkan hanya khusus kalangan tertentu.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, kereta api lokal di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya hanya diperbolehkan bagi pelaku perjalanan untuk perkantoran sektor esensial dan sektor kritikal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait.

"Kebijakan ini menyesuaikan dengan SE Kemenhub No 50 Tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Menteri Perhubungan Nomor 42 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19," ucap Luqman Arif.

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Kereta Api Lokal Hanya Dikhususkan untuk Pekerja Esensial dan Kritikal

Baca juga: Selama Masa PPKM Darurat, PT KAI Daop 8 Surabaya Hentikan Kereta Api Lokal dan Jarak Jauh Ini

Luqman Arif menuturkan, ada beberapa kereta api lokal yang dijalankan kembali, di antaranya:

  • Kereta Api Ekonomi Lokal dari Stasiun Surabaya Kota menuju Stasiun Sidoarjo (PP);
  • KRD dari Stasiun Surabaya Kota menuju Stasiun Bangil (PP);
  • KRD dari Stasiun Surabaya Pasar Turi menuju Stasiun Lamongan (PP);
  • KRD dari Stasiun Indro menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi dan Stasiun Sidoarjo (PP).

Untuk bisa menaiki kereta api tersebut, Luqman Arif mengimbau penumpang kereta api membawa persyaratan yang sudah dicantumkan.

Salah satunya, setiap pelanggan KA Lokal wajib menunjukkan surat tanda registrasi pekerja atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat.

"Atau surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik," jelasnya.

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021, bidang yang menjadi sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan Industri orientasi ekspor.

"Sedangkan, sektor kritikal adalah kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi, makanan minuman dan penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar," pungkasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved