Tak Hanya di Jawa, Kini Penumpang Kereta Api di Sumatera Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin Covid-19

Pelanggan kereta api jarak jauh di Pulau Sumatera wajib menunjukkan Kartu Vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

ISTIMEWA/PT KAI
Penumpang kereta api jarak jauh wajib tunjukkan kartu vaksin 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Pelanggan kereta api jarak jauh di Pulau Sumatera wajib menunjukkan Kartu Vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama mulai keberangkatan Kamis, 29 Juli 2021.

Syarat menunjukkan Kartu Vaksin tersebut juga masih berlaku bagi pelanggan kereta api jarak jauh di Pulau Jawa.

Bagi pelanggan kereta api jarak jauh yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis.

VP Daop 9 Jember Broer Rizal mengatakan, penerapan syarat vaksinasi bagi pelanggan KA Jarak Jauh di Jawa dan Sumatera menyesuaikan dengan terbitnya SE Kemenhub No 58 Tahun 2021 yang mengatur syarat perjalanan kereta api jarak jauh pada daerah dengan kategori PPKM Level 3 dan Level 4.

Baca juga: Selama Masa PPKM Darurat, PT KAI Daop 8 Surabaya Hentikan Kereta Api Lokal dan Jarak Jauh Ini

Baca juga: Selama PPKM Darurat, Kereta Api Lokal Hanya Dikhususkan untuk Pekerja Esensial dan Kritikal

Pengaturan level PPKM tersebut mengacu kepada Instruksi Menteri Dalam Negeri No 24 Tahun 2021 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri No 25 Tahun 2021. Sejauh ini, seluruh wilayah keberangkatan perjalanan KA Jarak Jauh baik di pulau Jawa dan Sumatera masih termasuk ke dalam PPKM Level 3 dan 4.

“Syarat untuk perjalanan KA Jarak Jauh di daerah PPKM Level 3 dan 4 adalah Kartu Vaksin dan Hasil Tes Covid-19 yang Negatif,” ujar Broer.

Broer menjelaskan, selain syarat kartu vaksin, pelanggan KA Jarak Jauh baik di Jawa maupun Sumatera tetap diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Untuk pelanggan usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin dan pelanggan usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

“Mulai 29 Juli, pelanggan usia di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara,” ujarnya.

Setiap pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Broer menegaskan, pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen.

Agar tercipta physical distancing, KAI hanya menjual tiket sebanyak 70 persen.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved