Prediksi Tren Busana Pengantin 2022, Didominasi Kebaya Simpel Bernuansa Earth Tone

Dua tahun pandemi membawa dampak besar bagi industri wedding, salah satunya kebaya pengantin.

ISTIMEWA
Kebaya light pink semi modern dan kebaya 'kanjeng' tradisonal karya Elok Re Napio. Kebaya bermodel simpel elegan diprediksi akan mendominasi tren busana pengantin di 2022. 

TRIBUNJATIMWIKI.COM, SURABAYA - Dua tahun pandemi membawa dampak besar bagi industri wedding, salah satunya kebaya pengantin.

Sebelum pandemi, diketahui kebaya pengantin mengarah pada konsep glamour dan terkesan banyak warna.

Namun, pandemi yang mengharuskan pelaksanaan pernikahan berkonsep intimate wedding turut mengubah tatanan busana hingga makeup pengantin. Kini, kebaya pengantin yang banyak dipakai berkonsep simpel elegan.

Seperti yang diungkapkan oleh desainer asal Surabaya Elok Re Napio. Ia menyebut, tren kebaya pengantin yang lebih simpel dengan look elegan akan bertahan hingga tahun 2022 mendatang.

"Gaun pengantin seperti kebaya di 2022 prediksinya masih tetap mengikuti tren di tahun ini. Lebih simpel. Karena memang belum tahu ya pandemi ini sampai kapan," kata Elok ditemui di Erbe Galery Grand City Mall Surabaya, Selasa (31/8/2021).

Perempuan yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini menuturkan, konsep kebaya simpel tersebut karena menyesuaikan kebutuhan.

"Karena wedding yang diperbolehkan itu intimate, jadi busana simpel akan lebih cocok," katanya.

Dari segi warna, lanjut Elok, kebaya pengantin minimalis mengusung warna-warna yang tidak dominan atau bold.

"Warna yang dipilih perkiraannya masih banyak yang soft. Mungkin masih ada yang pakai kebaya warna bold, tapi bakalan sedikit," tuturnya.

Deretan warna earth tone disebutnya akan mendominasi pasar wedding kebaya di tahun depan.

Seperti kebaya bernuansa light pink semi modern klasik yang ia hadirkan khusus untuk memenuhi kebutuhan para calon pengantin.

Kebaya yang didominasi warna soft pink dan nude ini dikonsep semi modern dengan penambahan detail pada bagian pinggang.

"Meski pemakaian payet kristal tidak full dan glamour, namun total look jadi elegan. Sengaja dibuat slim tanpa ekor panjang. Kalau kebaya dulu-dulu kan ekornya panjang-panjang," jelas Elok.

Elok menyebutkan, inovasi kebaya modern karyanya tersebut tidak meninggalkan pakem kebaya.

"Meski ada modifikasi, tapi pakem sebagai kebaya tidak kami tinggalkan. Jadi mau dipakai di acara tradisional juga tetap cocok," kata Elok.

Selain kebaya semi modern, Elok juga tetap melayani customer yang menyukai konsep kebaya tradisional.

Seperti kebaya bernama 'kanjeng' yang ia hadirkan. Kebaya yang didominasi warna hijau dengan payet berkilau ini sengaja dibuat untuk peminat bold.

Baca juga: Tips Makeup On Point Anti Geser Meski Pakai Masker Sepanjang Hari ala Y.O.U Beauty

"Berbeda dengan yang light tadi, warna yang dipakai di kebaya kanjeng lebih tajam. Selain itu karena mau tradisional banget jadi ukiran dan payet benar-benar saya perhatikan supaya sesuai konsep tradisonal," jelas Elok.

Kebaya semi modern yang masih akan tren di tahun depan akan menampilkan payet yang tidak begitu banyak. Meski begitu, menurut Elok membuat busana simpel elegan lebih rumit dibandingkan busana glamour.

"Gaun simpel itu bukan berarti tidak mewah dan tidak elegan. Justru baju mahal itu biasanya malah terlihat simpel. Memadukan warna-warna soft dan potongan yang simpel jadi sesuatu yang mewah itu susah. Dibanding langsung membuat gaun yang mewah dan terlihat glamour," urainya.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1184 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved